Suara.com - Satuan Reserse Kriminal Polres Jembrana, Bali, menangkap MR (30), seorang residivis setelah yang bersangkutan menjambret keponakan sendiri.
"Pelaku sudah dua kali masuk penjara, yang terakhir mendapatkan hukuman satu tahun penjara," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jembrana Ajun Komisaris Yusak A Sooai di Negara, Senin.
Ia mengatakan, Ni Kadek Dwi Hindu Parwati (18), saat pulang dari bekerja dengan mengendarai sepeda motor, dipepet oleh pelaku di jalan Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Senin (28/11) malam lalu.
Pelaku yang juga mengendarai sepeda motor, berusaha menarik tas korban, namun perempuan yang bekerja di swalayan itu melawan dengan cara menambah kecepatan sepeda motornya.
Untuk menghentikan korban, MR menarik celana korban hingga keduanya bersenggolan dan sama-sama terjatuh sehingga warga sekitar keluar.
"Saat jatuh itulah pelaku baru tahu kalau yang hendak dia jambret adalah keponakan sendiri. Dia langsung melarikan diri, sementara korban ditolong warga," kata Yusak.
Menurut dia, setelah mendapatkan laporan, pihaknya melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku serta menyita sepeda motor Honda Supra X Nopol DK3467WK, yang digunakan saat beraksi.
Selain itu, polisi juga mengamankan tas milik korban yang berisi uang Rp27 ribu, untuk melengkapi barang bukti. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!