Suara.com - Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Besar Iqbal menceritakan situasi ketika terjadi gempa 6,4 skala richter pada Rabu (7/12/2016) sekitar jam 05.00 WIB tadi. Meski gempa berpusat di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, goyangannya dirasakan sampai Aceh Besar.
"Tadi saat gempa terjadi, sebagian masyarakat sempat panik, sebagian berhamburan, ada yang tinggalkan rumah ke titik aman," kata Iqbal kepada Suara.com.
Aceh Besar merupakan daerah yang bersebelahan dengan Pidie Jaya. Waktu tempuhnya sekitar satu jam sampai dua jam atau sekitar 150 kilometer lewat jalur darat.
Iqbal mengatakan Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Besar langsung berkoordinasi dengan relawan-relawan di pesisir pantai melalui jaringan radio.
"Kami terus mengupayakan memberikan informasi tentang keadaan, lokasi, kekuatan gempa dan lainnya kepada masyarakat," kata Iqbal.
Berkat kesigapan petugas di lapangan, kata Iqbal, kepanikan masyarakat Aceh Besar perlahan-lahan berkurang.
"Alhamdulillah, setelah itu masyarakat berangsur-angsur kembali ke rumah masing-masing," kata Iqbal. "Saat ini aktivitas masyarakat di Aceh Besar sudah kembali normal."
Keadaan berbeda terjadi di daerah Pidie Jaya. Iqbal mengatakan kondisi di daerah tersebut paling parah.
"Sarana umum sebagian rusak, tempat ibadah rusak, ada korban meninggal dunia, luka karena tertimpa dan tertimbun puing bangunan," kata Iqbal.
Data warga Pidie Jaya yang meninggal dunia yang diterima Iqbal sebanyak empat orang.
"Informasi detailnya di BPBD Pidie Jaya. Itu masih info awal, kemungkinan bertambah," kata dia.
Iqbal menambahkan saat ini tim reaksi cepat BPBD Aceh Besar sedang berkoordinasi untuk memberikan bantuan kepada BPBD Pidie Jaya.
Tag
Berita Terkait
-
Belum Kering Luka Banjir, Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Aceh Siang Ini
-
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Banda Aceh Jelang Salat Tarawih, Tak Berpotensi Tsunami
-
Aceh Diguncang Gempa Magnitudo 4,3 Senin Malam
-
Gempa Bumi 5,8 Magnitudo Guncang Aceh, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
-
Breaking News! Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Sabang Aceh Siang Ini
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya
-
Didampingi Didit, Prabowo Akhirnya Temui dan Salami Warga Yang Hadir di Acara Open House Istana
-
SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?
-
Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa
-
Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini
-
Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'
-
Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel
-
Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera
-
100 Ribu Dokumen Rahasia Mossad Bocor! Kelompok Hacker Klaim Ungkap Operasi Global Israel
-
Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran