Suara.com - Personel Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur, berhasil mengevakuasi seorang perempuan yang terjun ke Sungai Mahakam.
Kepala Sub Bagian Humas Polresta Samarinda Inspektur Polisi Satu Hardi di Samarinda, Senin, menyatakan perempuan tersebut melompat ke Sungai Mahakam tanpa mengenakan sehelai pakaian, persis di depan Kantor Gubernur Kaltim pada Senin siang sekitar pukul 11.00 Wita.
"Perempuan yang melompat ke Sungai Mahakam tanpa mengenakan pakaian tersebut, berhasil dievakuasi oleh personel Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda," ujarnya.
Perempuan yang melompat ke Sungai Mahakam yang diperkirakan berusia 30 tahun itu kata Hardi, langsung dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Atma Husada Samarinda.
Evakuasi terhadap perempuan yang diduga mengalami depresi itu lanjutnya bermula dari adanya laporan masyarakat yang menyebutkan, ada seorang warga yang tidak mengenakan pakaian melompat ke Sungai Mahakam.
Dari laporan itu tambahnya, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda langsung mendatangi lokasi menggunakan "speedboat" dan menemukan perempuan tersebut tengah duduk pada sebuah kayu yang terapung di Sungai Mahakam.
Proses evakuasi perempuan terjun ke Sungai Mahakam tersebut sempat mengundang perhatian warga, khususnya para pengguna jalan di depan Kantor Gubernur Kaltim.
Perempuan diduga mengalami deresi itu akhinrya berhasil dievakuasi dari Sungai Mahakam, selanjutnya segera dibawa ke RSJ Atma Husada untuk dilakukan perawatan medis.
"Awalnya ada laporan warga yang menyebutkan seorang perempuan terjun ke Sungai Mahakam kemudian personel Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda langsung mengecek dan mendapati perempuan itu tengah duduk di atas kayu yang terapung dalam kondisi tidak mengenakan pakaian," katanya.
"Setelah dievakuasi dan diberi pakaian, perempuan itu kemudian dibawa ke RSJ Atma Husada karena dari cara bicaranya dia diduga mengalami depresi," jelas Hardi. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat