Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) [suara.com/Agung Sandy Lesmana]
Tahun 2016 merupakan tahun yang paling berkesan bagi calon gubernur Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Hal yang membuat suami Veronica Tan berkesan yakni, dijadikan tersangka Bareskrim Polri dan tak lama kemudian statusnya dinaikan menjadi terdakwa kasus dugaan penodaan agama.
"Ahok tersangka naik jadi terdakwa," kata Ahok usai blusukan dan kampanye di Jalan Cililitan Kecil, Jakarta Timur, Rabu (28/12/2016).
Meski begitu, mantan Bupati Belitung Timur ini mengaku mendapatkan hikmah dari perkara dugaan penodaan agama yang menjeratnya.
Ahok mengatakan menjadi pemimpin tak semua orang banyak yang suka. Apalagi kata dia penetapan tersangka ini berbarengan dengan dirinya kembali maju sebagai cagub di Pilkada Jakarta 2017.
"Kita mulai mengertikan, kalau kamu jadi pohon lurus itu banyak yang mau nebang kamu," kata Ahok dilanjutkan terdakwa.
Lebih jauh, Ahok juga menceritakan seluruh keluarganya menerima statunya yang kini telah terdakwa dan tengah merasakan sakitnya duduk di kursi persidangan.
"Kita selalu yakin, kamu mau rancang yang jahat pada saya pun, tuhan ubah kebaikan, itu yang kita percaya," kata Ahok.
"Hidup ini kan begitu. Selama niat kita baik kenapa takut? kalau kamu mutiara, mau buang ke kubangan juga mutiara, he-he. kenapa lu takut, kecuali elu pencitraan takut," Ahok menambahkan.
Ahok terjerat perkara kasus dugaan penodaan agama setelah mengutip surat Al Maidah ayat 51 saat berpidato dihadapan warga Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.
Ia didakwa telah melanggar Pasal 156 a KUHP atau Pasal 156 KUHP lantaran dianggap telah melakukan tindak pidana penodaan agama terkait surat Al Maidah ayat 51.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis