Petugas Tim Forensik Polda Metro Jaya membawa lima jenazah korban pembunuhan yang terjadi di Perumahan Pulomas, Jakarta, Selasa (27/12/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Supir komplotan perampok rumah pengusaha Dodi Triono (59) di Pulomas Utara, nomor 7A, Jakarta Timur, Alfins Bernius Sinaga, dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, dengan menggunakan mobil Subdit Umum Polda Metro Jaya, Kamis (29/12/2016), pukul 15.35 WIB.
Tiba di RS Polri, Sinaga tampak menutupi wajah dengan kaos berwarna putih. Dia langsung dibawa ke ruang instalasi gawat darurat.
Kepala Bidang Pelayanan Kedokteran Kepolisian Kombes Yusuf Mawadi mengatakan Sinaga akan menjalani pemeriksaan medis.
"Itu prosedurnya seperti biasa. Kalau dia ada kelainan kita periksa, pelayanan kesehatan pada prinsipnya. Medical check up," ujar Yusuf.
Yusuf enggan menerangkan apakah tempat perawatan Sinaga akan disatukan dengan ruang perawatan bandit rekannya, Erwin Situmorang.
"Tergantung situasi dan kondisi. Tergantung pasien itu," kata Yusuf.
Sinaga ditangkap kemarin dari rumahnya
Sinaga dan Erwin merupakan anggota komplotan perampok pimpinan Ramlan Butarutar.
Tiga bandit itu ditangkap Rabu (28/12/2016).
Ramlan dan Erwin ditangkap di rumah kontrakan Gang Kalong, RT 6, RW 2, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Ramlan mati karena ditembak polisi.
Sementara Sinaga ditangkap di rumah Villa Mas Indah, Blok C, Bekasi Utara.
Aksi mereka tergolong sadis. Saat merampok rumah Dodi di Jalan Pulomas Utara, Jakarta Timur, mereka menyekap sebelas korban di kamar mandi pada Senin (26/12/2016) siang.
Korban baru ditemukan pada Selasa (27/12/2016) pagi. Enam orang meninggal dunia yaitu Dodi, dua anaknya: Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9), Amalia Calista Putri Pahlevi atau Amel (10 tahun, teman Dianita), Sugiyanto, dan Tasrok (40). Sugiyanto dan Tasrok adalah supir. Sedangkan, lima korban yang selamat, masing-masing berama Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13 tahun, anak ketiga Dodi), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy.
Tiba di RS Polri, Sinaga tampak menutupi wajah dengan kaos berwarna putih. Dia langsung dibawa ke ruang instalasi gawat darurat.
Kepala Bidang Pelayanan Kedokteran Kepolisian Kombes Yusuf Mawadi mengatakan Sinaga akan menjalani pemeriksaan medis.
"Itu prosedurnya seperti biasa. Kalau dia ada kelainan kita periksa, pelayanan kesehatan pada prinsipnya. Medical check up," ujar Yusuf.
Yusuf enggan menerangkan apakah tempat perawatan Sinaga akan disatukan dengan ruang perawatan bandit rekannya, Erwin Situmorang.
"Tergantung situasi dan kondisi. Tergantung pasien itu," kata Yusuf.
Sinaga ditangkap kemarin dari rumahnya
Sinaga dan Erwin merupakan anggota komplotan perampok pimpinan Ramlan Butarutar.
Tiga bandit itu ditangkap Rabu (28/12/2016).
Ramlan dan Erwin ditangkap di rumah kontrakan Gang Kalong, RT 6, RW 2, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Ramlan mati karena ditembak polisi.
Sementara Sinaga ditangkap di rumah Villa Mas Indah, Blok C, Bekasi Utara.
Aksi mereka tergolong sadis. Saat merampok rumah Dodi di Jalan Pulomas Utara, Jakarta Timur, mereka menyekap sebelas korban di kamar mandi pada Senin (26/12/2016) siang.
Korban baru ditemukan pada Selasa (27/12/2016) pagi. Enam orang meninggal dunia yaitu Dodi, dua anaknya: Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9), Amalia Calista Putri Pahlevi atau Amel (10 tahun, teman Dianita), Sugiyanto, dan Tasrok (40). Sugiyanto dan Tasrok adalah supir. Sedangkan, lima korban yang selamat, masing-masing berama Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13 tahun, anak ketiga Dodi), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy.
Suara.com -
Komentar
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Hakim Ad Hoc Ngeluh Tunjangan 13 Tahun Stagnan, KY Bilang Begini
-
KPAI Ungkap Modus Baru Perdagangan Anak: Jasa Keuangan hingga Adopsi Lintas Negara
-
Peringati Isra Mikraj, Menag Ajak Umat Islam Tobat Ekologis: Berhenti Merusak Alam!
-
Aksi Curi Rel di Jatinegara Terbongkar, Tujuh Remaja Kabur Tinggalkan Barang Bukti Usai Terpegok!
-
YLBHI Nilai RUU Penanggulangan Disinformasi Ancaman Serius Demokrasi dan Kebebasan Berekspresi
-
Iran Hubungi China, Bahas Ancaman Militer AS Pasca Manuver USS Abraham Lincoln
-
Haru Pengukuhan Guru Besar Zainal Arifin Mochtar, Tangis Pecah Kenang Janji pada Sang Ayah
-
Saksi Bantah Acara Golf di Thailand Bicarakan Penyewaan Penyewaan Kapal
-
KPAI Soroti Lemahnya Pemenuhan Hak Sipil Anak, Akta Kelahiran Masih Minim di Daerah Tertinggal
-
Prabowo Gelar Rapat Tertutup, Bahas Tambang Mineral Kritis Hingga Mobnas