Suara.com - Sejak pagi tadi, dua kubu dari pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan massa kontra yang tergabung Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI masih tetap melakukan aksi unjuk rasa di sidang kasus dugaaan penodaan agama yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.
Ribuan personel kepolisian tetap bersiaga mengamankan jalannya aksi demo dari kedua kubu yang berseberangan tersebut agar bisa berjalan tertib.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisiaris Besar Iwan Kurniawan mengatakan pihaknya akan meminta kedua kubu pendukung dan anti Ahok untuk membubarkan diri secara tertib tepat pada pukul 18.00 WIB. Iwan bahkan memastikan akan melakukan melakukan tindakan tegas apabila kedua massa tetap tidak mengindahkan batas waktu menyampaikan pendapat di muka umum yang telah sudah ditentukan.
"Nanti jam 6 kita suruh bubar, kalau tidak mau ya kita bubarkan paksa," kata Iwan di gedung Auditorium Kementan, RM Harsono, Pasar Minggu Jaksel, Selasa (3/1/2017).
Namun, Iwan mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu melakukan tindakan persuasif dengan memberikan peringatan agar kedua massa membubarkan diri bersama kelompoknya masing-masing.
"Tindakan persuasif dulu pukul 17.45 WIB. Kita kasih tahu untuk persiapan bubar," kata Iwan.
Meski kedua massa pendukung dan anti Ahok dipisahkan dengan barikade petugas pengamanan dan beberapa kendaraan taktis seperti water canon dan barracuda. Namun kedua kelompok pendemo itu sempat bersitegang. Untungnya, petugas sigap untuk mengendalikan emosi para pendemo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, Formula Mirip B50 agar E10 Jalan Mulus 2027
-
Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII
-
Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing
-
Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor
-
Apakah Viva Whitening Cream Bisa Samarkan Flek Hitam? Cek Klaim Pengguna
-
Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan
-
4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering
-
Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar