Sekretaris Jenderal Dewan Syuro DPD FPI DKI Jakarta Novel Bamukmin Chaidir Hasan. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)
Sekretaris Jenderal FPI Novel Chaidir Hasan Bamukmin mempermasalahkan sikap pengacara terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengait-ngaitkan perkara dugaan penodaan agama dengan kasus penggandaan uang yang dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
"Kanjeng Dimas dibawa-bawa, emang saya orang nonton TV 24 jam. Itu bukan kapasitas saya. Kemudian masalah PKB, PKS itu hak partai mereka, saya tidak berkutat soal kepemimpinan," ujar Novel usai bersaksi dalam persidangan yang berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (3/12/2016).
Novel juga keberatan dengan anggota pengacara Ahok bernama Fifi Lety Indra yang menyebut-nyebut nama pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab. Fifi merupakan adik Ahok.
"Bahkan Habib Rizieq dibawa-bawa. Saya keberatan, saya bilang ke jaksa, untuk ini saya keberatan atas pertanyaan. Kenapa? Karena dia mengangkat Habib Rizieq mengangkat ayat. Dan itu disampaikan oleh adiknya Ahok," kata dia.
"Dan saya tahu adiknya Ahok bukan Islam, mau ngapain bawa-bawa ayat bukan kapasitasnya," Novel menambahkan.
Novel telah menyampaikan keberatan atas pertanyaan yang dilontarkan Fifi. Majelis hakim, katanya, mengabulkan keberatan Novel.
"Dan itu alhamdulillah diterima dan pertanyaan itu dibatalkan oleh hakim. Banyak pertanyaan-pertanyaan yang dibatalkan oleh hakim karena tidak ada korelasinya," kata Novel.
"Kanjeng Dimas dibawa-bawa, emang saya orang nonton TV 24 jam. Itu bukan kapasitas saya. Kemudian masalah PKB, PKS itu hak partai mereka, saya tidak berkutat soal kepemimpinan," ujar Novel usai bersaksi dalam persidangan yang berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (3/12/2016).
Novel juga keberatan dengan anggota pengacara Ahok bernama Fifi Lety Indra yang menyebut-nyebut nama pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab. Fifi merupakan adik Ahok.
"Bahkan Habib Rizieq dibawa-bawa. Saya keberatan, saya bilang ke jaksa, untuk ini saya keberatan atas pertanyaan. Kenapa? Karena dia mengangkat Habib Rizieq mengangkat ayat. Dan itu disampaikan oleh adiknya Ahok," kata dia.
"Dan saya tahu adiknya Ahok bukan Islam, mau ngapain bawa-bawa ayat bukan kapasitasnya," Novel menambahkan.
Novel telah menyampaikan keberatan atas pertanyaan yang dilontarkan Fifi. Majelis hakim, katanya, mengabulkan keberatan Novel.
"Dan itu alhamdulillah diterima dan pertanyaan itu dibatalkan oleh hakim. Banyak pertanyaan-pertanyaan yang dibatalkan oleh hakim karena tidak ada korelasinya," kata Novel.
Komentar
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Diperiksa sampai Malam, Pandji Pragiwaksono: Saya Tidak Merasa Menista Agama
-
Pandji Pragiwaksono Diperiksa 8 Jam, Diperlihatkan Penyidik Potongan Mens Rea Hasil Bajakan
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!
-
Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang
-
Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!
-
Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara
-
Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!