Suara.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Komisaris Besar Martinus Sitompul memastikan tidak ada bahan peledak yang digunakan oleh Haris Fauzi untuk meledakan Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam Tegalrejo, Magelang, Rabu (4/1/2017).
"Tidak ada bahan peledak. Tas kresek isinya kabel, kertas, dibungkus di kresek, seperti seolah-olah bom, setelah ditelilit tidak terkait bahan peledak," kata Martinus di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/1/2017).
Dia menerangkan, Haris ditangkap dengan barang bukti berupa kabel, selotip, dan paku. Setelah diperiksa, Haris juga tidak memiliki hubungan dengan jaringan atau sel terorisme di Indonesia.
"Kami pastikan dengan mendalami alat komunikasi pelaku dan terkait dengan kelompok jaringan yang ada, kami menyatakan yang bersangkuta tidak dalam sel dan jaringan teroris di Indonesia. Ini motif pribadi yang pada dasarnya sakit hati terhadap pimpinan Pondok Pesantren API," kata Martinus.
Martinus menambahkan pemilik pesantren, Gus Yusup juga sudah memaafkan pelaku dan meminta kasus ini tidak diteruskan. Namun, Polisi tetap akan menindak pelaku karena sudah membuat kecemasan pada masyarakat sekitar dengan teror bom yang dia buat-buat.
"Dengan perbuatan itu yang bersangkutan bisa dikenakan 335 kuhp ayat 1, di mana memberikan kecemasan, kegiatan yang dapat membuat orng lain cemas dan bisa mendapatkan ancaman kekerasan. Kemudian, yang bersangkutan juga memiliki sangkur, ini merupakan permasalahan dalam UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang
-
Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran
-
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar
-
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Kaesang Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Kediri Disuguhi Nasi Kuning: Saya Kayak Lagi Ulang Tahun
-
China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran