Ilustrasi selingkuh (shutterstock)
Bupati Katingan, Kalimantan Tengah, Ahmad Yantengli, dibekuk polisi karena diduga selingkuh dengan istri anggota polisi, Aipda Sulis Herisuyanto.
"Jadi betul, FY ditemukan oleh suaminya yang berinisial Ajun Inspektur Dua SH. Kemudian korban melapor ke polisi," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalimantan Tengah Ajun Komisaris Besar Pambudi Rahayu, Kamis (5/1/2017).
Pambudi menceritakan awal mula terungkapnya kasus tersebut. Dini hari tadi, Sulis pulang ke rumahnya. Dia baru saja dari Sampit, Kotawaringin Timur.
"Jadi betul, FY ditemukan oleh suaminya yang berinisial Ajun Inspektur Dua SH. Kemudian korban melapor ke polisi," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalimantan Tengah Ajun Komisaris Besar Pambudi Rahayu, Kamis (5/1/2017).
Pambudi menceritakan awal mula terungkapnya kasus tersebut. Dini hari tadi, Sulis pulang ke rumahnya. Dia baru saja dari Sampit, Kotawaringin Timur.
Namun, dia tak bisa langsung masuk karena ternyata pintu rumahnya dalam keadaan terkunci.
Sulis kemudian mencari istrinya yang bernama Farida Yeni di RSUD Mas Amsyar Kasongan. Ketika itu dia masih berpikiran positif. Mungkin Farida sedang tugas malam.
Tapi ternyata, Farida tidak ada di rumah sakit itu.
Sulis kemudian mencari Farida ke kos di Jalan Nangka, Kasongan Lama, Katingin Hilir, Katingin.
Sesampai di kosan Farida, Sulis mulai curiga karena kamarnya dikunci dari dalam.
Sulis pun mendobrak pintu kos. Dan dia terperangah. Farida sedang tidur bersama Yatengli dalam keadaan tanpa busana.
"Atas kejadian itu SH melapor lke Polsek Katingan Hilir untuk penyidikan lebih lanjut," kata Pambudi.
Komentar
Berita Terkait
-
Ancaman 'Micro-Cheating': Saat Perselingkuhan Berlindung di Balik Fitur Privasi Digital
-
Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh
-
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Tiga Polisi di Katingan
-
Polisi Kembali Tangkap 2 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Anggota Polri di Katingan
-
Bukan Tenggelam! Bercak Darah Buktikan 3 Polisi Katingan Dihabisi Sebelum Dibuang ke Sungai
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pemprov DKI: Evaluasi Jalur Bukan Berarti Abaikan Hak Pesepeda
-
Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa
-
Kripto Berbasis Aset Riil Penuhi Unsur Syariah
-
Diskon Dimsum di Super Yumcha Khusus Nasabah BRI, Cek Cara Dapatkannya!
-
Jangan Cuma Seremonial! Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Agustusan Jadi Benteng Nasionalisme Gen Z
-
Tak Ingin Viral Karena Joget, Puan Maharani Minta Anggota DPR Jaga Sikap di Sidang Tahunan
-
Kung Fu Soccer: Sajikan Perpaduan Seni Bela Diri dan Taktik Bola Modern
-
3 Rekomendasi Bedak Luxcrime untuk Mengunci Minyak dan Pori Besar sesuai Review
-
Jasad Sutrimo Nihil Luka, Tim Forensik Tak Temukan Bekas Pukulan Benda Tumpul
-
Harimau Sumatera Pemangsa Ternak Warga Berhasil Dievakuasi