Jenazah mahasiswi Universitas Esa Unggul, Tri Ari Yani Puspo Arum (22), akan dimakamkan di TPU Kober Dukuh, Jakarta Timur, hari ini. Mahasiswi jurusan teknik industri angkatan tahun 2016 tersebut diduga menjadi korban pembunuhan di kamar kos yang terletak di Jalan H. Asmad Ujung, Perumahan Kebon Jeruk Baru, Senin (9/1/2017), pagi.
Saat ini, rumah duka di Jalan Al Bashor, Kramatjati, RT 12, RW 3, Jakarta Timur, sudah dipenuhi pelayat. Sebagian pelayat adalah teman-teman korban.
"Kami datang karena dia teman kami, dan kami sangat berduka. Nanti kita mengikuti sampai selesai, ketika dia dikuburkan," kata Dina.
Sebelum jenazah dikubur, terlebih dahulu akan disalatkan di musala dekat tempat pemakaman.
Ayah dari Puspo Arum terlihat tak banyak bicara. Dia lebih banyak menunduk. Dia terlihat terpukul dengan kejadian yang menimpa anaknya. Ketika hendak berdiri, ayah Puspo Arum harus dipapah.
Jenazah Puspo Arum pertamakali ditemukan oleh pacarnya, Zainal Abidin.
Polisi curiga dia menjadi korban kejahatan karena ada luka di beberapa bagian tubuh. Selain itu sejumlah barang berharga hilang dari kamar kos.
Sebelum dibawa ke rumah duka, jenazah Puspo Arum terlebih dahulu divisum di Rumah Sakit Ciptomangunkusumo, Jakarta Pusat.
Berita Terkait
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan
-
Tragedi Lansia di Pekanbaru: Ketika 'Mantan Keluarga' Rancang Skenario Maut Demi Harta
-
Kasus Menantu Jadi Pelaku Kekerasan: Apa yang Sebenarnya Salah dalam Relasi Keluarga?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat