Suara.com - Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyampaikan pidato terakhir di akhir masa jabatannya sebagai presiden AS menjelang pelantikan presiden baru terpilih Donald Trump. Pidato perpisahan Obama dilakukan di Chicago, bukan di Gedung Putih, Washington.
Dalam pidatonya, Obama menceritakan keberhasilannya saat menjabat sebagai orang nomor satu di AS. Salah satunya adalah tercapainya perjanjian nuklir dengan Iran, isu kesehatan hingga kontroversi terpilihnya Trump dalam Pilpres 8 November tahun lalu.
"Di tengah keberagaman dan perbedaan, kita semua satu," kata Obama seraya menekankan jika rasisme, diskriminasi akan mengancam demokrasi.
"Semua, dari partai manapun, harus ikut membangun institusi demokrasi," lanjutnya.
Di tengah pidato, Obama mendadak menitikkan air mata manakala berkisah soal istrinya, Michelle Obama, serta dua anaknya, Malia dan Sasha.
"Kalian berperan meski tak diminta, tentunya dengan gaya dan selera humor kalian masing-masing. Generasi baru Amerika naik level berkat kalian. Kalian membuat saya dan negara ini bangga," tutur Obama lagi. (AFP)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung