Pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab dan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah [suara.com/Bagus Santosa]
Laskar Front Pembela Islam akan menyelenggarakan acara doa bersama menjelang hari pemilihan kepala daerah Jakarta periode 2017-2022 pada tanggal 15 Februari 2017.
Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab mengatakan doa bersama rencananya diadakan pada tanggal 11 Februari. Tujuan acara ini, kata Rizieq, untuk keselamatan bangsa dan keamanan selama pilkada.
"Doa boleh kan? Boleh, artinya doa untuk keselamatan bangsa, doa untuk keamanan pilkada di Jakarta supaya DKI kedepan mendapatkan kondisi Insya Allah yang lebih baik lagi," kata Rizieq di DPR, Jakarta, Rabu (11/1/2017).
Dia menambahkan selain doa bersama, dalam acara tersebut sekaligus akan diselenggarakan kegiatan jalan sehat.
Acara jalan sehat akan dilaksanakan dari Monumen Nasional ke Bundaran Hotel Indonesia.
"Insya Allah 11 Februari ada jalan sehat 212, boleh kan ulama ikut jalan sehat? Wartawan ikut ya kita undang semua, kita jalan sehat dari Monas ke HI. Ingat jalan sehat 212 tanggal 11 Februari," tuturnya.
Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab mengatakan doa bersama rencananya diadakan pada tanggal 11 Februari. Tujuan acara ini, kata Rizieq, untuk keselamatan bangsa dan keamanan selama pilkada.
"Doa boleh kan? Boleh, artinya doa untuk keselamatan bangsa, doa untuk keamanan pilkada di Jakarta supaya DKI kedepan mendapatkan kondisi Insya Allah yang lebih baik lagi," kata Rizieq di DPR, Jakarta, Rabu (11/1/2017).
Dia menambahkan selain doa bersama, dalam acara tersebut sekaligus akan diselenggarakan kegiatan jalan sehat.
Acara jalan sehat akan dilaksanakan dari Monumen Nasional ke Bundaran Hotel Indonesia.
"Insya Allah 11 Februari ada jalan sehat 212, boleh kan ulama ikut jalan sehat? Wartawan ikut ya kita undang semua, kita jalan sehat dari Monas ke HI. Ingat jalan sehat 212 tanggal 11 Februari," tuturnya.
Istilah 212 diambil dari tanggal 2 bulan Desember. Istilah ini muncul sejak terjadi aksi damai yang digalang Gerakan Nasional Pengawal Fatwam MUI yang menuntut aparat penegak hukum memenjarakan calon gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait kasus dugaan penghinaan terhadap agama.
Komentar
Berita Terkait
-
FPI Khawatirkan dan Pertanyakan Iuran Board of Peace
-
FPI Wanti-Wanti Pemerintah Soal Siasat Uang Iuran Dewan Perdamaian Jadi Modal Invasi Gaza
-
FPI Ancam Polisikan Pandji Pragiwaksono Buntut Stand Up Komedi Mens Rea
-
Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea
-
Di Reuni 212, Muncul Usulan 2 Desember Jadi Hari Ukhuwah dan Libur Nasional
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Menteri PPPA Akui Kelalaian Negara, Kasus Siswa SD NTT Bukti Perlindungan Anak Belum Sempurna!
-
FPIR Desak Menhan Fokus Pada Ancaman Nyata Kedaulatan Negara: Jangan Terseret Isu di Luar Tugas
-
Pemprov DKI Siapkan 20 Armada Transjabodetabek Blok M-Badara Soetta, Tarif Mulai dari Rp2.000
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang Jabodetabek, Cek Rinciannya di Sini
-
Siswa SD yang Bunuh Diri di NTT Diduga Sempat Dimintai Uang Sekolah, Komisi X DPR: Pelanggaran Hukum
-
Warga Keluhkan TransJakarta Sering Telat, Pramono Anung Targetkan 10 Ribu Armada di 2029
-
Tragis! 5 Fakta Kasus KDRT Suami Bakar Istri di Padang Lawas Utara, Korban Disiram 1,5 Liter Bensin
-
Wali Kota Semarang Dorong UMKM Lokal Naik Kelas Lewat Produk Craft
-
6 Fakta Penemuan Ribuan Potongan Uang di Bekasi: Dari Lahan Milik Warga hingga Penelusuran BI
-
Respons Cepat Kemensos, Bantuan dan Dapur Umum Disiapkan untuk Korban Bencana di Tegal