Suara.com - Wakil Ketua Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang tentang Pemilu Ahmad Riza Patria meminta semua fraksi segera menyerahkan daftar inventaris masalah RUU Pemilu.
Ketua DPP Partai Gerakan Indonesia Raya mengatakan sampai saat ini baru empat fraksi yang memberikan DIM.
"Diharapkan di awal masa sidang ini masing-masing fraksi diminta menyerahkan DIM, sampai hari ini sudah empat fraksi masuk, mudah-mudahan besok menyusul yang lainnya dan diberi tenggat sampai Senin," kata Riza di DPR, Rabu (11/1/2017).
Salah satu fraksi yang belum menyerahkan DIM adalah fraksi asal Riza.
Riza berjanji dalam satu atau dua hari ini, fraksinya sudah menyerahkannya ke pansus supaya bisa langsung melakukan rapat dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Hukum dan HAM.
"Yang baru menyerahkan ada empat, Tadi Golkar, Hanura, Nasdem, satu lagi saya lupa," tuturnya.
Dia menambahkan Fraksi Gerindra sudah memiliki panduan dalam pembahasan RUU Pemilu. Kemudian dia menyampaikan pesan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto agar Gerindra memberikan kesempatan kepada partai-partai baru yang akan diikut di Pemilu 2019.
"Ada pesan Pak Prabowo jangan mematikan partai yang ada, kita penting memperkuat presidential. Penyederhanaan partai bukan satu-satunya cara memperkuat sistem presidential," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Siapkah Indonesia Terapkan E-Voting di Pemilu 2029? Ini Syarat Mutlak dari Komisi II DPR RI
-
Revisi UU Pemilu Harus Perkuat Demokrasi, Bukan Sekadar Ubah Aturan
-
Panja Belum Bentuk, Komisi II DPR 'Diam-diam' Bahas 28 DIM RUU Pemilu
-
Nasib RUU Pemilu Digantung? Komisi II Buka-bukaan Disuruh 'Tunggu' Oleh Pimpinan DPR
-
DPR Segera Temui Partai Non-Parlemen, Serap Masukan untuk Revisi UU Pemilu
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat
-
Ledakan Dekat Hotel yang Bikin Pemain Vietnam Tak Bisa Tidur Pulas Bukan Ulah Suporter Indonesia
-
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.997 Jelang Laporan Pertumbuhan Ekonomi RI
-
Ramai-ramai Pasang Pagar Tinggi, Pakuwon Mall Jogja Tepis Isu demi Keamanan
-
Menkomdigi Tegaskan Konten Eben Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana
-
5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian
-
Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum
-
Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan
-
GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional
-
DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik