Partai Keadilan Sejahtera, Partai Gerakan Indonesia Raya, dan Partai Demokrat mengusung pasangan Sa'duddin dan Ahmad Dhani menjadi calon bupati dan wakil bupati Bekasi, Jawa Barat. Koalisi tersebut sekarang ini sedang berjuang untuk memenangkan mereka.
Ketua DPP PKS Al Muzzammil Yusuf mengatakan status hukum Ahmad Dhani yang kini menjadi tersangka kasus dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo tidak mengganggu proses pilkada.
Apalagi, kata dia, pasangan Sa'duddin yang merupakan anggota Fraksi PKS di DPR itu dulu pernah menjabat bupati Bekasi. Dia diyakini memiliki tingkat popularitas dan elektabilitas yang tinggi.
"Nggak ada masalah. Calon kita kan sudah dikenal di sana. Sa'duddin kan incumbent," kata Muzzammil di DPR, Jumat (13/1/2017).
Muzzammil optimistis pasangan Sa'duddin dan Ahmad Dhani akan keluar sebagai pemenang pilkada.
"Semua siap saja. Calon dari kita siap-siap semua, jadi nggak ada masalah," ujarnya.
Kolega Muzzammil di Komisi II DPR, Riza Patria, menambahkan sejauh ini persiapan Partai Gerindra di Kabupaten Bekasi sudah matang.
Dia yakin pasangan yang diusung koalisi ini memiliki akan menang.
"Sejauh ini baik kita persiapannya, supaya ini berjalan dengan baik," kata Ketua DPP Partai Gerindra.
Suara.com -
Komentar
Berita Terkait
-
Heboh Pernyataan Pandji Pragiwaksono soal Ahmad Dhani di Tengah Promosi Spesial Netflix 'Mens Rea'
-
Sudah Ganti Tahun, Rayen Pono Sebut Laporannya ke Ahmad Dhani Mandek karena Izin Presiden
-
Tiara Savitri Anak Mulan Jameela Diterima S2 di New York University SPS, Lulusan Apa Sebelumnya?
-
Ahmad Dhani dan Irwan Mussry Kembali Bertemu, Netizen Singgung Polemik Lama
-
Momen Ahmad Dhani dan Irwan Mussry Bertemu Usai Drama Nikahan Al Ghazali
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam