Ilustrasi jenazah (Shutterstock).
Warga di Jalan Mangga 17, RT 6, RW 10, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (15/1/2017) malam, digegerkan dengan penemuan jenazah Maseah (51) di dalam penampungan air.
Sebelum Masedah ditemukan, kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kebon Jeruk Komisaris Andryanto Rodatama, keluarga melapor kehilangan anggota keluarga. Maseah hilang sejak Jumat (13/1/2017).
"(Keluarga) melaporkan bahwa korban telah menghilang dari rumah pada hari Jumat sekitar jam 03.30 WIB," kata Andryanto, Senin (16/1/2017)
Setelah itu, proses pencarian pun dilakukan dengan melibatkan warga.
"Selanjutnya atas laporan tersebut, dilakukan pencarian dan ditemukan oleh saksi pada hari Minggu sekitar jam 21.00 WIB di tampungan air di depan rumah saksi," katanya
Jenazah kemudian dievakuasi dan diautopsi.
"Saat identifikasi korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan terhadap tubuh korban," kata dia.
Kendati tak ditemukan luka penganiayaan, polisi belum bisa menyimpulkan penyebab kematian Maseah.
Sebelum Masedah ditemukan, kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kebon Jeruk Komisaris Andryanto Rodatama, keluarga melapor kehilangan anggota keluarga. Maseah hilang sejak Jumat (13/1/2017).
"(Keluarga) melaporkan bahwa korban telah menghilang dari rumah pada hari Jumat sekitar jam 03.30 WIB," kata Andryanto, Senin (16/1/2017)
Setelah itu, proses pencarian pun dilakukan dengan melibatkan warga.
"Selanjutnya atas laporan tersebut, dilakukan pencarian dan ditemukan oleh saksi pada hari Minggu sekitar jam 21.00 WIB di tampungan air di depan rumah saksi," katanya
Jenazah kemudian dievakuasi dan diautopsi.
"Saat identifikasi korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan terhadap tubuh korban," kata dia.
Kendati tak ditemukan luka penganiayaan, polisi belum bisa menyimpulkan penyebab kematian Maseah.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Mayat Wanita Membusuk di Kali Pesanggrahan, Suami Histeris di TKP, Ada Apa?
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Geger Jasad Pria Misterius di TPU Bekasi Barat, Diduga Korban Pembunuhan
-
Misteri Satu Keluarga Tewas di Tanjung Priok, Ini 7 Fakta Terkini
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja