Suara.com - Calon gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak menjawab pertanyaan terkait komitmen untuk tidak menerima tawaran menjadi calon presiden atau wakil presiden di pemilihan presiden tahun 2019. Pertanyaan ini dilontarkan moderator acara debat kandidat perdana, Ira Koesno, kepada tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Jumat (13/1/2017) malam.
Pertanyaan tersebut akhirnya dijawab oleh calon wakil gubernur petahana Djarot Saiful Hidayat. Sikap Ahok kemudian memunculkan tanda tanya.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengatakan kandidat yang menjawab pertanyaan dalam debat sudah dibagi-bagi.
"Kalau dua orang langsung jawab kan ribet. Kan bagi- bagi tugas. Kalau dua orang sekaligus ngomong ya gimana. Siapa yang jawab itu merepresentasikan dua-duanya," kata Andreas di DPR, Jakarta, Senin (16/1/2017).
Ahok dan Djarot maju ke pilkada periode 2017-2022 didukung PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Nasdem, dan Partai Hati Nurani Rakyat.
Sebagian masyarakat menebak-nebak, mungkinkan Ahok sedang disiapkan untuk maju ke pilpres sehingga dia tidak mau menjawab pertanyaan Ira Koesno.
Andreas menekankan bahwa partainya tidak memiliki rencana untuk mendukung Ahok maju ke pilpres 2019. PDI Perjuangan, kata dia, saat ini fokus mengikuti perhelatan pilkada yang akan dilakukan pada 15 Februari.
"Ahok kan bukan kader PDI Perjuangan. Dia bukan kader PDI Perjuangan. Ahok kan bukan kader PDI Perjuangan. Dibawa ke Pilpres? Terlalu jauhlah. Kalau kayak gitu pusinglah. Masih banyak yang deket-deketlah," kata anggota Komisi I DPR.
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Nyawa di Ujung Rel: 1.089 Perlintasan Liar Masih Mengintai Keselamatan Publik
-
Tak Mau Ikut May Day Fiesta, KASBI Desak DPR Buat Kebijakan Pro Buruh
-
Harga Minyak Dunia Terus Menyala, Keputusan Trump di Selat Hormuz Makin Perburuk Kondisi
-
Kado Pahit Jelang May Day, Perusahaan Global Commscope Diseret ke Meja Hijau PN Jakpus Soal PHK
-
Ogah Gabung May Day Bareng Prabowo, KPA Ingatkan Masalah Buruh-Petani dan Nelayan Belum Rampung
-
Kabar Baik Usai Kecelakaan Bekasi! KAI: 99% Kereta Kembali On Time, 20 Ribu Tiket Tuntas Direfund
-
Maut Tak Kasatmata: Leher Terjerat Benang Misterius, Pemotor di Karawang Tewas Berlumur Darah
-
Aliansi GEBRAK Bongkar Fakta Kekerasan Agraria, DPR Diminta Tak Lagi Diam
-
Pecah Telur ke Jakarta di Usia 60 Tahun, Buruh Cilacap Ini Rela Antre Sembako di Tengah Aksi May Day
-
KPA Tolak May Day Fiesta, Soroti Masalah Buruh hingga Petani Belum Tuntas