Suara.com - Kepolisian Resor Jakarta Timur menghadirkan 4 korban selamat pembunuhan sadis keluarga Dodi Triono di Pulomas untuk melakukan rekonstruksi. Rekostruksi dilakukan di rumah mendiang Dodi di Jalan Pulomas Utara, nomor 7A, Jakarta Timur.
Polisi juga hanya menghadirkan satu pelaku yaitu Ius Pane dalam rekonstruksi. Untuk dua pelaku lain Erwin Situmorang dan Alfins Bernius Sinaga tidak dihadirkan.
"Kami hanya hadirkan empat orang dari pembantu rumah tangga," kata Kepala Kepolisian Resor Jakarta Timur Komisaris Besar Agung Budijono di lokasi, Kamis (19/1/2017).
Rekonstruksi juga dihadiri oleh pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Mereka hadir untuk keperluan pemberkasan.
"Dari kejaksaan hadir rekonstruksi. ini nantinya akan kita lampirkan di berkas untuk kemudian dilimpahkan ke kejaksaan,"ujar Agung.
Sementara itu untuk para korban lainnya digantikan oleh peran pengganti dari pihak kepolisian. Gelar rokonstruksi masih terus berlangsung.
Sebelumnya , Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Timur telah menggelar prarekonstruksi pada Jumat (6/1/2017) lalu.
Selama prarekonstruksi diperagakan sebanyak 72 adegan. Mulai para bandit masuk ke dalam rumah, penyekapan, perampokan, sampai mereka kabur.
Dari empat tersangka, satu di antaranya bernama Ramlan Butarbutar alias Porkas tewas ditembak karena melawan polisi ketika hendak diringkus.
Baca Juga: Kasus Pulomas, Kapolri: 25 Persen Kerja, Sisanya Urusan Tuhan
Berita Terkait
-
Ius Pane Jalani 71 Adegan Prarekonstruksi Kasus Pulomas
-
Gelar Prarekonstruksi Kasus Pulomas, Polisi Berperan Jadi Korban
-
Rawan, 5 Korban Pembunuhan Pulomas Tak Ikut Prarekonstruksi
-
Masih Trauma, Zanette Tidak Hadir di Acara Tahlilan di Pulomas
-
Ius Pane, Sosok yang Menyeret dan Pukul Diona dengan Senjata Api
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!