Suara.com - Ridwan Sitorus alias Ius Pane merupakan pelaku perampokan dan pembunuhan di rumah mewah milik Dodi Triono di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur, yang terakhir ditangkap polisi. Dalam aksinya, Ius diketahui menganiaya seorang korban bernama Diona Arika (16) ketika hendak menyekapnya di kamar mandi.
"Betul, Saudara Ius Pane menyeret almarhum Diona hingga jatuh. Menjambak dan memukul dengan senjata api," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan, saat menggelar konferensi pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (1/1/2017).
Diketahui, Ius sempat buron dan masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Hingga akhirnya tadi pagi, Ius berhasil ditangkap di Pool Bus Antar Lintas Sumatera (ALS), Jalan Sisingamangaraja, Medan, Sumatera Utara. Dia dibekuk tim gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur dan Polres Kota Depok.
Terkait kasus Pulomas, Iriawan memastikan motifnya adalah perampokan. Hal ini diyakini setelah pihaknya meminta keterangan dari sejumlah pelaku perampokan dan pembunuhan sadis yang menewaskan enam orang tersebut. Pelaku yang kini telah berstatus tersangka adalah Erwin Situmorang, Alfin Bernius Sinaga dan Ius Pane. Mereka telah berkali-kali ditanya terkait siapa yang menunjukkan target atau kediaman Dodi.
"Kami sudah tanya Erwin, Sinaga dan Ius, 'Apakah waktu Saudara melakukan perampokan ada yang menunjukkan rumah tersebut? Mereka bilang tidak ada," kata Iriawan.
Iriawan menerangkan, pelaku memilih target rumah Dodi dikarenakan kondisi pagar rumah yang terbuka. Pelaku yang berjumlah empat orang itu pun masuk dan menyekap 11 orang di kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter, hingga menewaskan enam korban, sementara lima korban lainnya selamat.
"Itu kebetulan saja. Mereka jam 8 pagi berangkat dari Bekasi, makan dan keliling-keliling di wilayah Pulomas. Pada saat kurang lebih 300 meter dari rumah korban, motor yang bawa kursi putih keluar rumah, sehingga yang bersangkutan lewat rumah korban dan masuk karena tak terkunci," jelas Iriawan.
Diketahui, empat pelaku perampokan dan pembunuhan di Pulomas saat ini telah dibekuk. Mereka adalah Ramlan Butarbutar yang tewas setelah tertembak, Erwin Situmorang dan Alfin Bernius Sinaga, dan yang terakhir Ius.
Adapun enam korban meninggal dunia masing-masing adalah Dodi, dua anaknya Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9), Amalia Calista Putri Pahlevi atau Amel (10 tahun, teman Gemma), serta Sugiyanto dan Tasrok (40) yang adalah sopir. Sedangkan lima korban selamat masing-masing adalah Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13 tahun, anak ketiga Dodi), Santi (22), serta Fitriani (23) dan Windy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter