Suara.com - Kurs dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya pada Jumat (Sabtu pagi WIB), karena para investor mempertimbangkan pidato pelantikan Presiden AS Donald Trump.
Trump dilantik pada Jumat waktu setempat sebagai presiden ke-45 Amerika Serikat. Dalam pidato pelantikannya, ia berjanji akan "mengutamakan warga Amerika", menyalakan kembali beberapa kekhawatiran tentang kebijakan proteksionis. Tapi dia tidak menyentuh tentang kebijakan-kebijakan ekonomi atau perdagangan tertentu.
"Mulai saat ini, visi baru akan mengatur negara kami. Mulai saat ini, kami akan mengutamakan warga Amerika, mengutamakan warga Amerika," kata Trump.
Dia mengatakan pemerintahan baru akan membangun kembali infrastruktur negara dengan mengikuti "dua aturan sederhana: Membeli (produk) Amerika dan mempekerjakan (warga) Amerika".
Tidak ada laporan ekonomi utama yang keluar pada Jumat.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,37 persen pada 100,78 pada akhir perdagangan Jumat.
Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh ke 1,0656 dolar dari 1,0662 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2335 dolar dari 1,2282 dolar di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7554 dolar dari 0,7533 dolar.
Dolar AS dibeli 114,83 yen Jepang, lebih rendah dari 113,67 yen di sesi sebelumnya. Dolar AS menguat ke 1,0075 franc Swiss dari 1,0047 franc Swiss, dan bergerak naik menjadi 1,3323 dolar Kanada dari 1,3244 dolar Kanada.(Antara/Xinhua)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta