Suara.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Sandiaga Uno mencanangkan pasar apung untuk warga Kepulauan Seribu. Dia ingin mewujudkan hal itu untuk memfasilitasi masyarakat setempat yang seringkali kesulitan dalam hal jual beli.
"Dengan teknologi taman gantung dan hidroponik bisa kita kenalkan di sini. Pasarnya berbasis bukan seperti di Jakarta. Tapi lebih menjangkau terapung dan bisa bergerak mengikuti arah di mana nelayan itu membutuhkan," kata Sandiaga di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu (21/1/2017).
Menurut pasangan Anies Baswedan itu, dengan adanya pasar apung di Kepulauan Seribu, maka daerah itu juga sekaligus bisa menjadi kawasan wisata dan bisa membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat setempat.
"Ini (bisa) sebagai daerah wisata. Nanti itu bisa mobile, bisa menggunakan boat-boat atau kapal-kapal, mobilitasnya tinggi," jelas Sandiaga.
Sebelumnya, Sandiaga bersama Ketua Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Edhy Prabowo, serta puluhan warga Kepulauan Seribu menggelar aksi "Jakarta Berenang" di Kepulaun Seribu.
Mereka berenang dari Pulau Karya ke Pulau Panggang yang berjarak kurang lebih 100 meter. Hanya butuh 20 menit bagi mereka untuk bisa sampai ke pulau tertua di Kepulauan Seribu itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!