Suara.com - Sebanyak 230 pendemo saat pelantikan Donald Trump di Washington DC, Jumat (20/1/2017) lalu akan dikenakan denda dan hukuman penjara paling dikit 10 tahun. Hal ini diputus Jaksa Federal Amerika Serikat. Mereka akan dikenakan denda 25 ribu dolas AS plus penjara 10 tahun.
Jumat lalu ada ribuan pengunjuk rasa berdemo dengan melakukan kekerasan tak jauh dari Gedung Putih, tempat Trump dilantik. Mereka membakar toko dan merusak banyak mobil yang terparkir di sana.
Bentrokan dengan polisi tak bisa diredam. Bentrokan paling ganas terjadi di dekat McPherson Square dan sepanjang K Street. Di sana ratusan polisi anti huru-hara menembakan gas air mata dan mengarahkan gebukan tongkat ke pendemo yang bertopeng.
Dalam insden di kawasan itu itu paling tidak 217 orang ditangkap dan setidaknya enam polisi terluka.
Kepala polisi Washington, Peter Newsham mengatakan sebagian tersangka kerusuhan sudah diseret ke pengadilan.
Para pengunjuk rasa meneriakkan, "F**k Trump."
Mereka juga menyebut Trump adalah sosok yang fasis, rasis, homophobic dan anti perempuan. Sehingga pemerintahannya tidak sah. (Daily Mail)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!