Suara.com - Polda Jawa Tengah turut terlibat dalam pengejaran dua narapidana yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Batu, Nusakambangan, Cilacap.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono di Semarang, mengatakan tim khusus telah diterjunkan untuk memburu kedua napi tersebut.
"Ada dari Direktorat Narkoba dan Reskrim," katanya.
Upaya pertama yang dilakukan, kata dia, yakni olah tempat kejadian perkara kaburnya kedua napi.
Polda Jawa Tengah juga berkoordinasi dengan Polda Aceh mengingat kedua napi yang kabur berasal dari provinsi tersebut.
Condro juga menyebut pengamanan di sekitar Nusakambangan juga diperketat. Pengetatan pengamanan, antara lain dilakukan di dermaga penyeberangan serta kawasan perairan pulau penjara itu.
Condro juga mengimbau, kepada kedua napi yang kabur tersebut untuk menyerahkan diri.
Sebanyak dua napi LP Batu, Nusakambangan, Cilacap, kabur pada 23 Januari 2017. Kedua napi tersebut masing-masing Syarjani Abdullah, (39) yang dihukum 15 tahun penjara dan M. Husein (44) yang dihukum penjara seumur hidup. Kedua napi kasus narkotika tersebut berasal dari Aceh. [Antara]
Baca Juga: Saat Rizieq Datang ke Polda Ricuh, Fotografer Kena Pukul
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Abraham Samad Ungkap Pertemuan dengan Prabowo: Soal Perbaikan IPK Tidak Boleh Omon-omon
-
Jawaban Menpar Widiyanti Usai Diberi Nilai 50 Oleh Anggota DPR: Subjektif, Cuma Satu Orang
-
Atasi Sampah di Bali, Menpar Widyanti Siap Jalankan Gerakan Indonesia Asri Arahan Prabowo
-
Cak Imin Ungkap Obrolan PKB Bareng Prabowo di Istana: dari Sistem Pilkada hingga Reshuffle?
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh