Suara.com - Tim Sapu Bersih Pungutan Liar Kabupaten Manokwari, Papua Barat, menangkap seorang oknum pegawai Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) yang sedang melancarkan aksinya.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua Barat AKBP Hary Supriyono mengatakan PNS tersebut berinisial HS. HS tertangkap saat hendak menyetor blanko pembayaran di salah satu kantor perbankan di daerah tersebut.
"Pelaku yang berstatus pegawai negeri ini kedapatan melakukan pungutan liar sehingga dilakukan operasi tangkap tangan oleh Tim Saber Pungli Kabupaten Manokwari yang dipimpin Waka Polres Manokwari," kata Hary di Manokwari, Selasa (24/1/2017).
Aksi pelaku terjadi sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Aksi tersebut diketahui setelah tim memperoleh laporan dari korban yang hendak membayar dana izin mendirikan bangunan atas pembangunan gedung sebuah yayasan.
"Korban merasa ada kejanggalan dalam pembayaran yang dilakukan sehingga dia langsung menyampaikan laporan kepada tim Saber Pungli," ujarnya menambahkan.
Saat ini, pelaku diamankan di kantor Satuan Reserse dan Kriminal Polres Manokwari. Tim juga mengamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp.750 ribu pada OTT tersebut.
Selain uang, kata dia, tim juga memperoleh bukti lain seperti bukti setoran retribusi daerah tentang izin bangunan tahun 2017 milik korban.
Dia berharap, penangkapan ini membuat jera para pelaku lain yang selama ini melakukan praktik serupa.
"Kami menilai pemerintah daerah juga cukup serius memberantas praktik pungli. Tadi saat operasi bapak bupati Manokwari ikut, karena beliau adalah penanggung jawab tim Saber Pungli dan Polres sebagai pelaksana," ujarnya lagi. (Antara)
Baca Juga: Jokowi Ingatkan Anak Buahnya Gencar Berantas Pungli
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?