Ratusan warga hari ini kembali menemui calon gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di markas kampanye Ahok-Djarot di Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (25/1/2017). Hari ini merupakan jadwal kampanye Ahok di markas kampanye di Jalan Lembang.
Banyaknya warga yang datang membuat markas kampanye atau yang dikenal dengan Rumah Lembang semakin membludak.
Panitia Rumah Lembang pun menerapkan aturan kepada warga yang masih terus menyambangi untuk menemui mantan Bupati Belitung Timur itu.
Salah satu petugas keamanan di lokasi menuturkan bahwa pihaknya memprioritaskan warga yang memiliki kupon yang bisa masuk.
"Hari ini semakin membludak, jadi aturannya dirubah, jadi yang bisa masuk hanya yang punya kupon, "ujar petugas keamanan yang berjaga di lokasi.
Menurut Pengamatan Suara.com, petugas keamanan mengizinkan warga yang telah memegang kupon. Mereka meminta warga sabar dengan membatasi satu rombongan berjumlah tujuh orang agar tidak terlalu padat untuk bergantian masuk ke halaman belakang.
Meski begitu, warga tetap menunggu di depan pintu rolling door, karena tidak diperbolehkan masuk. Warga pun tetap bersikukuh dan meminta panitia mengiznkan puluhan warga yang hendak masuk.
"Saya ingin ketemu Pak Ahok, masa cuma yang punya tiket yang boleh masuk, "keluh Dewi warga Pejompongan.
Baca Juga: Tim Ahok Sebut Saksi Ibnu Baskoro Bisa Kena Sanksi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah