Suara.com - Istri Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Veronica Tan, ikut berkampanye mempromosikan pasangan calon nomor urut dua di Pilkada Jakarta 2017. Veronica dan istri Djarot Saiful Hidayat, Happy Farida, menghadiri acara Kampanye Rakyat di Posko Pemenangan Ahok-Djarot, Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (25/1/2017).
"Terima kasih buat dukungannya semua kepada kami sekeluarga," ujar Veronica di hadapan ratusan pendukung Ahok-Djarot.
Veronica lantas menegaskan bahwa perjuangan masyarakat Jakarta bukan untuk Ahok-Djarot, melainkan untuk menjadikan Ibu Kota ke arah yang lebih baik lagi.
"Dan yang paling penting, kita bukan berjuang untuk siapa, tapi kita berjuang untuk negara. Kita berjuang untuk Jakarta khususnya," kata Veronica.
Selanjutnya, Veronica pun tak lupa menjelaskan programnya selama menjadi Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta, di antaranya yaitu pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).
"Nah, tugas kami adalah itu (mengelola RPTRA), menjadi wadah yang bertujuan di mana ruang publik ini adalah bukan tempat ngobrol-ngobrol. Tapi itu tempat untuk berkomunikasi dan membuat hubungan antara warga kota Jakarta yang begitu 'dingin' ini menjadi hangat kembali, melalui RPTRA," paparnya.
Veronica pun menjelaskan, tugas kader PKK dalam RPTRA adalah untuk mengawasi serta mengelola RPTRA tersebut. Selain itu, PKK juga memastikan ketersediaan tempat bermain anak, toilet ramah disabilitas, perpustakaan, serta ruang laktasi.
Selain untuk bermain anak, Veronica juga menjelaskan bahwa RPTRA dapat digunakan untuk kegiatan pengajian, resepsi pernikahan dan masih banyak lagi.
"Bapak (Ahok) kan minta, satu RW ada satu RPTRA. Tentu perjuangan kami masih lanjut, belum selesai. Supaya anak-anak semua bisa berkegiatan positif," ucap Veronica.
Sementara itu, Happy mengajak seluruh pendukung calon petahana untuk menyebarluaskan program-program dan visi-misi calon petahana ini ke masyarakat Jakarta.
"Yang hadir di Rumah Lembang ini (diharapkan) untuk bisa berani menyampaikan program-program Pak Basuki dan Pak Djarot yang sudah dirasakan manfaatnya untuk masyarakat," ujar Happy.
Agar program dan pembangunan di Jakarta terus berjalan, istri Djarot ini pun tak lupa meminta masyarakat mencoblos calon petahana di Pilkada Jakarta 15 Februari 2017.
"Perjuangan belum selesai. Suara dari seluruh masyarakat DKI Jakarta yang akan menentukan bahwa pembangunan program-program ini akan diteruskan untuk periode 2017 sampai tahun 2022," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng