Suara.com - Lembaga Saiful Mujadi Research & Consulting merilis hasil terbaru periode 14 Januari - 22 Januari 2017 dengan tema "Debat dan Elektabilitas Paslon Pilkada DKI," hari ini, Jumat (27/1/2017).
Survei SMRC menunjukkan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang dianggap tampil paling unggul dalam debat kandidat tahap pertama yang diselenggarakan KPUD Jakarta yaitu Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat 44 persen, kemudian Anies Baswedan dan Sandiaga Uno 27 persen, dan Agus Harimurti Yudhoyono -Sylviana Murni 17 persen.
Responden yang menonton acara tersebut, menurut survei SMRC, 40,1 persen menyatakan memilih Ahok-Djarot, kemudian 26 persen memilih Anies-Sandiaga, dan 21 persen memilih Agus-Sylviana.
Sedangkan dalam debat yang diselenggarakan statiun Kompas TV pada 15 Desember 2016 yang hanya diikuti pasangan Ahok-Djarot dan Anies-Sandiaga, menurut survei, menunjukkan pasangan Ahok dan Djarot tetap teratas yaitu 44 persen responden, sedangkan Anies dan Sandiaga 40 persen responden.
Sementara di acara debat kandidat yang diselenggarakan stasiun Net TV pada 9 Desember 2016 yang juga hanya diikuti Ahok dan Anies, menunjukkan 47 persen responden menilai Ahok tampil paling baik, kemudian 36 responden responden menyebutkan Anies tampil baik.
Survei menunjukkan bahwa posisi Ahok-Djarot yang selalu teratas di acara-acara debat berpengaruh positif pada tingkat elektabilitas. Tetapi, tentu saja juga ditunjang dengan kinerja mereka sebagai gubernur dan wakil gubernur.
SMRC juga menekankan menekankan bahwa hasil debat kandidat yang digelenggarakan malam ini oleh KPUD Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, akan menentukan pergerakan elektabilitas.
Debat kandidat malam ini bertema reformasi birokrasi, pelayanan publik, dan penataan kawasan perkotaan.
Debat akan berlangsung mulai jam 20.00 WIB sampai 22.00 WIB. Moderator acara yaitu Eko Prasojo dan Tina Talisa.
Tag
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai