Suara.com - Menghadiri acara pembekalan penggerak militan perempuan Ka'bah Partai Persatuan Pembangunan, calon Gubernur Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan sering mendapat fitnah menjelang pemilihan kepala daerah. Ia bahkan mengatakan fitnah telah terjadi kepada dirinya saat maju di Pilkada Belitung Timur.
Dalam kata sambutannya, Ahok menginginkan peserta pembekalan penggerak militan perempuan PPP harus bisa aktif turun ke masyarakat dan mengklarifikasi beragam fitnah tersebut.
"Di lapangan itu banyak fitnah. Saya bersyukur diijinkan Tuhan, dari Belitung Timur sering di fitnah," ujar Ahok di Jalan Talang, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (29/1/2017).
Kemudian, Ahok menceritakan ada salah seorang pemuka agama mendukungnya untuk tetap maju dalam Pilkada Belitung Timur. Alasannya karena Ahok dianggap telah memenuhi empat karakter untuk menjadi seorang pemimpin.
"Ada ustad diprotes kenapa pilih Ahok yang kafir. Ustad itu menjelaskan kalau Ahok itu memenuhi empat karakter. Muslim akan maju kalau dipimpin sama pemimpin dengan empat karakter itu, Sidiq, Amanah, Tablig dan Fatonah," kata Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur ini juga masih mengingat pernyataan ustad yang mendukungnya ketika itu. Ustad itu, ujar Ahok, sempat menyarankan warga yang tidak suka dengan Ahok untuk tidak menghalangi dirinya ke masjid.
"Doakan Ahok dapat hidayah. Ustad nya bilang, kalau ada acara agama, Ahok diajak bukan dimusuhi," kata Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Pengalihan Penerima BPJS PBI-JK, Gus Ipul: Agar Lebih Tepat Sasaran
-
Tak Boleh Ada Jeda Layanan, Menkes Pastikan Pasien Katastropik Tetap Dilayani
-
Tangis Haru Guru Madrasah Pecah di Depan DPR, Tuntutan TPG Bulanan dan Kuota P3K Disetujui
-
Datangi BPK soal Kasus Kuota Haji, Pihak Gus Yaqut Tegaskan Tak Ada Aliran Dana
-
Pemprov DKI Gandeng Petani Daerah Guna Penuhi Pasokan Beras Jakarta Jelang Ramadan
-
BPBD Bogor Evakuasi Mobil yang Terseret Banjir Bandang di Sentul
-
Diperiksa soal Kasus Penganiayaan Anggota Banser, Habib Bahar Bakal Ditahan?
-
Sentul Diterjang Banjir Bandang Rabu Sore, Longsor Ikut Tutup Jalan
-
Mensos Gus Ipul: Penataan PBI-JK Berbasis DTSEN Turunkan Inclusion Error
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?