Suara.com - Juru Bicara Presiden Johan Budi SP memastikan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak ada masalah. Artinya hubungan pribadi Jokowi dengan Presiden RI keenam itu dalam keadaan baik.
"Hubungan mereka baik-baik saja. Jadi menjadi tidak pas kalau ada pihak-pihak di luar itu seolah-olah ada keengganan pertemuan antara pak SBY dengan pak Jokowi," kata Johan saat ditemui di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (2/2/2017).
Menurut dia, rencana pertemuan Jokowi dengan SBY bukan karena ada permasalah diantara mereka yang harus bahas. Namun disisi lain, SBY dalam konfrensi pers di Wisma Negara, Jakarta Pusat pada Rabu (1/2) kemarin mengatakan ingin bertemu Jokowi dan berbicara terang-terangan mengenai isu keterlibatannya dalam aksi 411 (aksi anti Ahok) dan tudingan sebagai aktor yang mendanai rencana makar.
"Berikutnya juga ingin saya sampaikan bahwa rencana pertemuan pak SBY dan pak Jokowi itu jangan dalam kontek bahwa keduanya punya persoalan. Jadi pertemuan itu ya terjadi bertemu saja, nggak ada persoalan, karena keduanya memang nggak ada persoalan secara personal," ujar dia.
Sementara itu, ia mengaku belum tahu kapan Jokowi akan memenuhi permintaan SBY untuk bertemu tatap muka.
"Kapan waktunya saya tidak tahu," tutur dia.
Sebelumnya, di Wisma Proklamasi, Jakarta Pusat, SBY menyampaikan ingin bertemu Jokowi dan berbicara secara blak-blakan mengenai isu terkini. Khususnya terkait isu tudingan SBY aktor dibalik aksi 411, 212. (aksi anti Ahok) dan mendanai rencana aksi makar yang digagalkan aparat kepolisian.
"Saya ingin bertemu langsung dengan Bapak Presiden Jokowi untuk berbicara blak-blakkan. Saya mau tahu siapa yang menuduh saya sebagai aktor mendanai makar. Siapa intelijen yang memberikan informasi kepada beliau," kata SBY.
Baca Juga: Ahok Tak Tahu Kenapa SBY Merasa Disadap
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok