Suara.com - Calon Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak kesal disindir oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Ahok disindir Prabowo saat berpidatonya di acara kampanye akbar Anies Baswedan - Sandiga Uno.
Ahok tak bisa dibandingkan dengan Prabowo. Sebab, dia baru maju di Pilkada Jakarta, belum pernah maju di pemilihan presiden.
"Aku jangan di bandingin sama Pak Prabowo, itu capres gue cagub kok. Kelasnya beda dong bos," ujar Ahok usai kampanye di Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Krama Jati, Jakarta Timur, Senin (6/2/2017).
Sebelumnya, dalam kampanye akbar Anies - Sandiaga di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/2/2017), Prabowo menyampaikan permohonan maaf karena pernah mengusung Ahok pada Pilkada Jakarta 2012.
Dalam pilkada Jakarta 2017, Prabowo meminta seluruh warga Jakarta cerdas dalam memilih pemimpin Jakarta periode 2017-2022.
Menurut Prabowo, masyarakat yang hadir dalam kampanye akbar Anies - Sandiaga kemarin, menginginkan pemimpin baru di Ibu Kota.
"Kalian datang ke sini karena kalian inginkan perubahan, kalian ke sini karena kalian sudah capek dibohongi terus. Kalian ke sini karena tahu siapa pemimpin yang benar dan asal-asalan dan siapa pemimpin yang sombong yang siapa yang angkuh," ujar Prabowo dalam kata sambutannya yang disambut riuh tepuk tangan pendukung Anies-Sandi, Jakarta Pusat, kemarin.
Tak hanya itu, Prabowo juga meminta masyarakat Jakarta untuk selektif dalam memilih pemimpin Jakarta selanjutnya.
"Jangan hanya andalkan uang padahal uangnya tidak tahu darimana. Kalian menginginkan perubahan," kata dia.
Baca Juga: Sidang Kesembilan Ahok Besok Bakal Seru
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas