Sidang lanjutan perkara dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Auditorium Gedung Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/1). [CNN/Safir Makki/Pool]
Selasa (7/2/2017), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan kembali menjalani sidang sebagai terdakwa perkara dugaan penodaan agama di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan. Besok merupakan sidang kesembilan dengan agenda pemeriksaan saksi.
Sebelum menghadapi sidang, Ahok mengatakan akan mempelajari berita acara pemeriksaan saksi.
"Baca BAP saja. Ya kita baca BAP mereka (saksi) saja," ujar Ahok kepada wartawan di Jakarta Timur, Senin (6/2/2017).
Anggota tim kuasa hukum Ahok, Humprey R. Djemat, mengatakan sidang besok akan mendengarkan keterangan dua saksi fakta yang dihadirkan jaksa penuntut umum. Mereka adalah nelayan Pulau Panggang bernama Jaenudin alias Panel dan Sahbudin alias Deni.
"Agenda sidang Selasa tanggal 7 Februari 2017 adalah pemeriksaan atas dua saksi (fakta) dari Kepulauan Seribu," kata Humprey.
Sidang kedelapan, Selasa (31/1/2017), menyisakan kegaduhan.
Kegaduhan berawal dari pertanyaan pengacara Ahok kepada saksi Ketua MUI Ma'ruf Amin untuk mengonfirmasi apakah ada telepon dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono kepada Ma'ruf yang intinya untuk mengatur pertemuan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni di kantor PBNU pada Jumat (7/10/2017) dan meminta menerbitkan fatwa MUI berisi Ahok menghina ulama dan Al Quran.
Sebelum menghadapi sidang, Ahok mengatakan akan mempelajari berita acara pemeriksaan saksi.
"Baca BAP saja. Ya kita baca BAP mereka (saksi) saja," ujar Ahok kepada wartawan di Jakarta Timur, Senin (6/2/2017).
Anggota tim kuasa hukum Ahok, Humprey R. Djemat, mengatakan sidang besok akan mendengarkan keterangan dua saksi fakta yang dihadirkan jaksa penuntut umum. Mereka adalah nelayan Pulau Panggang bernama Jaenudin alias Panel dan Sahbudin alias Deni.
"Agenda sidang Selasa tanggal 7 Februari 2017 adalah pemeriksaan atas dua saksi (fakta) dari Kepulauan Seribu," kata Humprey.
Sidang kedelapan, Selasa (31/1/2017), menyisakan kegaduhan.
Kegaduhan berawal dari pertanyaan pengacara Ahok kepada saksi Ketua MUI Ma'ruf Amin untuk mengonfirmasi apakah ada telepon dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono kepada Ma'ruf yang intinya untuk mengatur pertemuan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni di kantor PBNU pada Jumat (7/10/2017) dan meminta menerbitkan fatwa MUI berisi Ahok menghina ulama dan Al Quran.
Peristiwa tersebut kemudian ditarik oleh berbagai pihak ke urusan politik menjelang pilkada.
Kemungkinan, peristiwa tersebut akan disinggung lagi di persidangan, terutama menyangkut bukti-buktinya.
Komentar
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan
-
Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo