Suara.com - Kepolisian Arab Saudi berhasil menggagalkan upaya pembakaran Kabah di Mekah oleh seorang terduga ekstremis, demikian dilaporkan oleh kantor berita Xinhua yang mengutip media online Saudi, Sabq, Selasa (7/2/2017).
Seorang saksi mata, kepada Sabq, mengatakan bahwa ia melihat seorang lelaki menyiram bensin ke kiswah, kain hitam yang menyelubungi salah satu situs paling suci dalam agama Islam itu.
Ia kemudian memanggil polisi yang berjaga di sekitar Masjidil Haram dan mereka menangkap lelaki itu.
Belum ada informasi resmi yang dikeluarkan oleh petugas kepolisian maupun pemerintah Saudi terkait peristiwa yang berlangsung pada Senin (6/2/2017) sekitar pukul 23.11 malam itu.
Insiden itu sendiri berhasil direkam dan kini videonya sudah tersebar luas di dunia maya.
Mekah dan Madinah, dua kota suci dalam Islam, diketahui sebagai target serangan kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS. Pada Mei 2016 lalu polisi Saudi berhasil menggagalkan seorang pembom bunuh diri yang ingin meledakan Masjid Nabawi di Madinah. Empat polisi tewas dan lima lainnya terluka dalam insiden itu.
Berita Terkait
-
Arab Saudi Gencar Tawarkan Mekah ke Investor Global, Harga Tanah Capai Rp1,4 Miliar per Meter
-
Bagaimana Kiswah Kakbah Berlafaz Allah Bisa Sampai ke Epstein dan Dijadikan Alas Lantai?
-
Sejarah Kiswah Kakbah: Kain Suci Umat Muslim Berlafaz Allah, tapi Epstein Menaruhnya di Lantai
-
Apa Agama Jeffrey Epstein yang Dikirimi Kain Kiswah Kabah?
-
Berapa Harga Kiswah Kabah yang Dibeli Jeffrey Epstein? Ini Sosok Penjualnya
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?