Hasil suara di tempat pemungutan suara nomor 54, Perumahan Pantai Mutiara, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. [suara.com/Bowo Raharjo]
Calon gubernur Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menang telak di tempat pemungutan suara nomor 54, Perumahan Pantai Mutiara, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Di TPS inilah, pasangan calon wakil gubernur Djarot Saiful Hidayat memberikan hak pilih.
Menurut hasil penghitungan suara yang dibacakan petugas, Ahok dan Djarot meraih 381 suara.
Jauh di bawahnya adalah pasangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno yang hanya meraih empat suara.
Pasangan Agus Harimurti Yudhoyono - Sylviana Murni berada di urutan buncit, hanya memperoleh tiga suara.
Tingkat partisipasi pemilih di TPS 51 sebanyak 388 suara. Tidak ada surat suara yang tidak sah di tempat ini.
Sementara di TPS nomor 8, Kuningan Timur, Jakarta Selatan, Ahok dan Djarot kalah. TPS ini merupakan tempat Djarot memberikan hak pilih.
Perolehan suara Anies-Sandiaga sebanyak 140 suara, disusul pasangan Ahok-Djarot sebanyak 93 suara, dan terakhir pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni sebanyak 84 suara.
Sementara itu, menurut hasil hitung cepat tiga lembaga survei hingga pukul 16.06 WIB menunjukkan hasil sebagai berikut:
Agus-Sylviana
LSI : 16,74 persen
Polmark : 17,05 persen
SMRC : 17,10 persen
Ahok-Djarot
LSI : 43,66 persen
Polmark : 40,63 persen
SMRC : 43,36 persen
Anies-Sandiaga Uno
LSI : 39,68 persen
Polmark : 41,42 persen
SMRC : 39,53 persen
Menurut hasil penghitungan suara yang dibacakan petugas, Ahok dan Djarot meraih 381 suara.
Jauh di bawahnya adalah pasangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno yang hanya meraih empat suara.
Pasangan Agus Harimurti Yudhoyono - Sylviana Murni berada di urutan buncit, hanya memperoleh tiga suara.
Tingkat partisipasi pemilih di TPS 51 sebanyak 388 suara. Tidak ada surat suara yang tidak sah di tempat ini.
Sementara di TPS nomor 8, Kuningan Timur, Jakarta Selatan, Ahok dan Djarot kalah. TPS ini merupakan tempat Djarot memberikan hak pilih.
Perolehan suara Anies-Sandiaga sebanyak 140 suara, disusul pasangan Ahok-Djarot sebanyak 93 suara, dan terakhir pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni sebanyak 84 suara.
Sementara itu, menurut hasil hitung cepat tiga lembaga survei hingga pukul 16.06 WIB menunjukkan hasil sebagai berikut:
Agus-Sylviana
LSI : 16,74 persen
Polmark : 17,05 persen
SMRC : 17,10 persen
Ahok-Djarot
LSI : 43,66 persen
Polmark : 40,63 persen
SMRC : 43,36 persen
Anies-Sandiaga Uno
LSI : 39,68 persen
Polmark : 41,42 persen
SMRC : 39,53 persen
Komentar
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar