Suara.com - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut tiga Agus Harimurti Yudhoyono - Sylviana Murni diprediksi tidak akan masuk ke pilkada putaran kedua. Indikatornya hasil penghitungan cepat yang dilakukan lembaga Lingkaran Survei Indonesia Denny JA yang menunjukkan duet yang diusung Partai Demokrat, PKB, PAN, dan PPP hanya meraih 16,88 persen suara.
Peneliti lembaga Lingkaran Survei Indonesia Denny JA, Ade Mulyana, menilai efek pernyataan mantan Ketua KPK Antasari Azhar pada Selasa (14/2/2017) menjadi salah satu faktor yang memicu perolehan suara Agus-Sylviana terpuruk.
"Mengapa Agus-Sylvi kalah? Pertama, karena ada efek Antasari. Antasari menuduh SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) sebagai inisiator kriminalisasi dirinya. Kemudian diberitakan secara meluas pada H-1 pencoblosan, bahkan SBY langsung konferensi pers untuk membantah. Namun, efek elektoralnya tetap buruk untuk AHY," kata Ade di kantor LSI Denny JA, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (15/2/2017).
Faktor lain yang mengakibatkan Agus-Sylviana meraih suara paling sedikit dibandingkan dua rival, kata Ade, ekonomi. Maksudnya, pendukung Agus-Sylviana yang umumnya masyarakat berekonomi lemah tidak ikut datang ke tempat pemungutan suara karena memprioritaskan pekerjaan.
"Ada alasan ekonomi, pendukungnya mayoritas bekerja sebagai buruh harian, mereka lebih mengutamakan bekerja, karena jika ke TPS, maka upaya hariannya akan hilang, mereka tidak mau itu," katanya.
Faktor lainnya lagi, menurut Ade kekurangsiapan Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta. Itu sebabnya, Ade meminta KPUD berbenah dengan menjadikan pengalaman pilkada putaran pertama sebagai pelajaran.
"Kalau alasan politiknya, masih rendahnya kesadaran politik dari masyarakat, karena lebih mementingkan kebutuhan dasar," kata Ade.
Hasil qiuck count LSI Denny JA menunjukkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat menduduki posisi teratas dengan meraup 42,95 persen suara, disusul pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dengan perolehan 40,17 persen suara.
Sampel survei diambil dari 350 TPS dari 13.023 TPS yang ada. Total jumlah pemilih di Jakarta 7.108.589 orang.
Tag
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA
-
Kemarau, tapi Air Muara Musi Diprediksi Naik 3,7 Meter Sore Ini
-
Review Serial Our Sticky Love: Kisah Asmara Unik Mantan Petinju dan Jaksa
-
Skin Tint Skintific Kandungan Aktifnya Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli
-
Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone
-
Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'
-
Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi
-
Papua Bukan Tanah Kosong! Masyarakat Adat Nabire Tolak Tambang dan Pembanguna Pos Militer
-
Karhutla Hanguskan 18 Hektare Hutan di Sukabumi, Sejumlah Titik Masih Berasap