Suara.com - Muncul kabar jika situs resmi Komisi Pemilihan Umum diretas bersamaan dengan proses penghitungan suara Pilkada Serentak 2017. Beredarnya ancaman peretasan tersebut juga sempat heboh di dunia maya.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar meminta komisioner KPU melaporkan adanya dugaan peretasan di laman website tersebut ke pihak kepolisian.
"Oh lapor segera, laporkan. Saya baru dengar hari ini. Tolong lapor segera," kata Boy saat ditemui di Polres Metro Tangerang Kota, Kamis (16/2/2017).
Apabila dugaan peretasan website itu telah dilaporkan, kata Boy maka pihaknya bisa melakukan proses hukum untuk mengusutnya.
"Kan biar segera diusut. Kasih tahu dong kalau ada pelanggaran hukum," kata Boy.
Sebelumnya, Ketua KPU RI Juri Ardiantoro membenarkan soal adanya ancaman dari peretas atau hacker yang sempat membuat server pada website KPU down. Dari kabar yang beredar, pihak peretas tersebut akan melakukan serangan dengan mengirimkan jutaan traffic dalam hitungan menit.
Namun, kata dia hal tersebut sudah bisa diperbaiki.
"Sudah bisa diatasi," kata Juri.
Baca Juga: Ke Mana PPP Merapat Setelah Agus Kalah, Tunggu Hasil KPUD
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan