Bos Pandawa Group, Salman Nuryanto, dan anak buahnya [suara.com/Agung Sandy Lesmana]
Polisi sudah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus dugaan investasi bodong di Koperasi Simpan Pinjam Pandawa Group.
Ketujuh tersangka yaitu bos Pandawa Group bernama Salman Nuryanto, Madamine (leader Pandawa Group), Tatto, dan Subardi (admin), Cici, Nani, dan Dakim.
"Jadi perkembangan kasus Pandawa kami sudah terima sebanyak 22 laporan dan kemudian kami menangkap tiga TSK lagi. Tiga orang dibawa ke Polda Metro yaitu istri pertama N, istri kedua C, dan orangtua istri kedua D," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (23/2/2017).
Argo menambahkan Cici dan Dakim diduga ikut berperan dan menerima hasil setoran.
"Sebagai administrasi mengelola dan juga menerima aliran dana dari koperasi, jadi kami persangkakan TPPU-nya," kata Argo.
Saat ini, kata Argo, polisi masih memeriksa kedua istri Salman.
"Jadi istri pertama dan kedua sudah diamankan dan sedang diperiksa. Yang bersangkutan menerima aset, menerima aliran, dan membantu administrasi pelaksanaan administrasi koperasi tersebut," katanya.
Selain mengamankan kedua istri, polisi juga menyita aset mereka yang diduga didapatkan dari hasil investasi bodong.
"Sampai sekarang barang bukti yang sudah kami kumpulkan adalah mobil sebanyak 13, motor 10 dan kemudian rumah 3, dan sertifikat ada 8. Ini barang yang sudah disita dan nanti dikembangkan ke daerah lain yang berkaitan dengan aset yang bersangkutan (Salman)," kata Argo.
Ketujuh tersangka yaitu bos Pandawa Group bernama Salman Nuryanto, Madamine (leader Pandawa Group), Tatto, dan Subardi (admin), Cici, Nani, dan Dakim.
"Jadi perkembangan kasus Pandawa kami sudah terima sebanyak 22 laporan dan kemudian kami menangkap tiga TSK lagi. Tiga orang dibawa ke Polda Metro yaitu istri pertama N, istri kedua C, dan orangtua istri kedua D," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (23/2/2017).
Argo menambahkan Cici dan Dakim diduga ikut berperan dan menerima hasil setoran.
"Sebagai administrasi mengelola dan juga menerima aliran dana dari koperasi, jadi kami persangkakan TPPU-nya," kata Argo.
Saat ini, kata Argo, polisi masih memeriksa kedua istri Salman.
"Jadi istri pertama dan kedua sudah diamankan dan sedang diperiksa. Yang bersangkutan menerima aset, menerima aliran, dan membantu administrasi pelaksanaan administrasi koperasi tersebut," katanya.
Selain mengamankan kedua istri, polisi juga menyita aset mereka yang diduga didapatkan dari hasil investasi bodong.
"Sampai sekarang barang bukti yang sudah kami kumpulkan adalah mobil sebanyak 13, motor 10 dan kemudian rumah 3, dan sertifikat ada 8. Ini barang yang sudah disita dan nanti dikembangkan ke daerah lain yang berkaitan dengan aset yang bersangkutan (Salman)," kata Argo.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Spanduk 10 Meter Belum Merdeka dari Asap Bentang di CFD Jembatan Ampera
-
Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga
-
AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship
-
3 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Dapur Menurut Feng Shui, Bikin Rezeki Seret
-
4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!
-
Kilang Minyak Aramco Diserang Houthi, Asap Tebal Membumbung di Arab Saudi
-
Merdeka dari Gaya Hidup Konsumtif: Gen Z Siap Tinggalkan Budaya Checkout?
-
Puluhan Ton Ikan Mati Tiap Bulan, Sungai Batanghari Makin Sekarat
-
Modal Asing Banjiri IHSG, BBRI Jadi Buruan Utama Jelang Uji Level IHSG 6.500
-
Demi Jegal Pesaing, Kabel Optik Diputus, Internet Warga Pademangan Terganggu