Suara.com - Rombongan Raja Salman akan tiba hari ini, Rabu (1/3/2017) di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur sekitar pukul 12.30 WIB.
Setidaknya ia akan membawa 1.500 orang, termasuk 10 menteri dan 25 pangeran. Namun, bukan hanya sosok Raja Salman atau Pangeran ganteng saja yang disorot.
Ada sosok pengawal khusus yang kerap menemani Raja Salman saat kunjungan ke berbagai negara.
Adalah Brigadir Jenderal Abdul Aziz Al-Faghm. Perawakannya tinggi besar, pelontos dan mempunyai sorot mata tajam.
Melansir laman Thomas Wictor, penulis yang juga pakar militer, Abdul Aziz sudah 15 tahun menjadi pengawal setia Raja Arab.
Umur Abdul Aziz berusia sekitar 50 tahun, namun jangan salah ia mempunyai keterampilan fisik seorang tentara berumur 20 tahun.
Dengan background pendidikan militernya ia memiliki segudang prestasi yakni ia mendapat penghargaan badge Pasukan Khusus, badge Pasukan Rahasia anti-terorisme Saudi. Semua badge itu dijalani melalui pelatihan selama lebih dari 10 tahun.
Yang menarik, ia mendapat penghargaan Order of Bravery, yakni penghargaan tertinggi untuk para prajurit tangguh di Arab Saudi.
Baca Juga: Mengulas Kembali Kunjungan Raja Arab ke Indonesia 47 Tahun Silam
Saat mengawal Raja Salman, Abdul Aziz Al-Faghm kerap memakai setelan jas rapi. Ia juga sangat sigap dan disiplin dalam melindungi raja. Nyawa dan keselamatan Raja Salman merupakan taruhan terbesarnya.
Bagaimana ia mengawal sang Raja di Indonesia? Kita tunggu saja.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin