Suara.com - Salah satu tempat wisata yang kabarnya bakal dikunjungi Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud, yaitu Garuda Wisnu Kencana. Tempat wisata ini terletak di Jimbaran, Badung,
Pengelola Garuda Wisnu Kencana sudah siap menyambut kedatangan Raja Salman dan memberikan pelayanan terbaik.
"Mengenai rencana kunjungan beliau kami sudah menyiapkan jalur khusus menuju Patung GWK," kata Sales Operation Dept Head Garuda Wisnu Kencana, Wayan Sugiantara, di Nusa Dua, Badung, Sabtu (5/3/2017).
Dia menjelaskan jalur khusus tersebut merupakan lebih service VIP handling.
"Jaraknya cukup dekat dengan patung, nanti ketika beliau jadi ke sini pastinya akan memakai jalur tersebut," kata dia.
Sejak Sabtu (4/3/2017), Garuda Wisnu Kencana dijaga ketat oleh aparat keamanan.
Sugiantara belum dapat memastikan apakah setelah Raja Salman datang, Garuda Wisnu Kencana ditutup untuk umum atau tidak. Pada prinsipnya, pengelola Garuda Wisnu Kencana akan mengikuti permintaan otoritas terkait.
"Belum tahu yang pasti sesuai dengan permintaan saja. Bila beliau berkehendak ingin private ya kami akan menutup untuk umum," kata dia.
Sampai saat ini, pengelola Garuda Wisnu Kencana belum mendapatkan pemberitahuan resmi mengenai kepastian kedatangan Raja Salman. Meski demikian, pengelola tetap siap-siap sehingga jika mendadak Raja Salman datang, semuanya berjalan lancar.
"Belum ada konfirmasi. Tapi sejauh ini kami sudah siap menerima beliau beserta rombongannya," kata dia.
Konsentrasi kepolisian di Denpasar saat ini ialah mengamankan beberapa destinasi di Nusa Dua, salah satunya Garuda Wisnu Kencana.
"Beberapa tempat wisata di wilayah Nusa Dua, Kuta, dan Denpasar sudah ditinjau oleh tim Raja Arab Saudi. Kami sejauh ini sudah mengamankan tempat-tempat tersebut," kata Kapolresta Denpasar Komisaris Besar Hadi Purnomo.
Raja Salman berada di Bali sejak kemarin dan rencananya sampai Kamis (9/3/2017). Sebelumnya, Raja Salman berada di Jakarta selama tiga hari untuk melakukan berbagai pertemuan penting menyangkut perekonomian dan perdamaian. [Luh Wayanti]
Berita Terkait
-
Apa Tujuan Pakta Pertahanan Makkah yang Digagas Turki dan Arab Saudi?
-
Takut Dibom Houthi, Kapal Tanker Arab Saudi Samarkan Rute Pelayaran ke Terusan Suez
-
Kilang Minyak Aramco Diserang Houthi, Asap Tebal Membumbung di Arab Saudi
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Pertama Dalam 75 Tahun, Arab Saudi Bakal Gelap karena Gerhana Matahari Total
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana