Suara.com - Pekan lalu, kepolisian membekuk dua orang. Pertama Puji Anugrah Laksono, tersangka yang merekayasa chat whatsapp hoax Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Anton Charliyan yang kemudian viral di media sosial.
Kedua, Ropi Yatsman. Ropi ialah tersangka admin grup Facebook Keranda Jokowi-Ahok. Selama ini, dia sering merekayasa foto Presiden Joko Widodo untuk tujuan menghina dan memfitnah
Menurut informasi yang diterima Suara.com, Puji dibekuk di Jalan Bantan Desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, pada Kamis (2/3/2017). Puji tinggal di Jalan Taman Sari, RT 2, RW 6, Desa Bantan Tua.
Puji sengaja mengunggah dan menyebarkan gambar yang dikerayasa melalui media sosial. Dalam akun pribadi, dia menyebar percakapan palsu Tito Karnavian dengan Anton Charliyan yang telah direkayasa. Selain itu Puji juga mengedit foto Presiden Joko Widodo.
Dari tangan Puji, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit Tablet FJ3 Music warna putih merah yang digunakan oleh tersangka untuk membuat konten hoax, dan satu ponsel merk Nokia 101 warna biru.
Sementara Ropi Yatsman ditangkap di rumah toko ekspedisi di Jalan Raya Padang, Bukit Tinggi, Sumatera Barat.
Barang bukti yang diamankan polisi dari tangan Ropi yaitu KTP, satu ponsel Blackberry 8520 berwarna hitam, satu ponsel Asus Z00UD hitam, dan satu CPU Simbadda hitam.
Tag
Berita Terkait
-
8 Fakta Usai Jokowi Jalani Pemeriksaan di Mapolresta Solo Terkait Kasus Ijazah Palsu
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik
-
Kronologi Nama Jokowi Masuk Epstein Files, Apa Artinya?
-
Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
-
Siasat Jokowi Mati-matian untuk PSI, Ambisi Tiga Periode atau Sekoci Politik Keluarga?
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
Terkini
-
Mendagri Minta Jajarannya Dukung Transformasi dan Arah Kebijakan Presiden
-
Transjakarta Berduka dan Serahkan Penyelidikan Kecelakaan Maut di Pondok Labu ke Polisi
-
Tolak PSN Merauke, Majelis Rakyat Papua Peringatkan Risiko Kepunahan Masyarakat Adat
-
Anggota Komisi III DPR: MKMK Tak Berwenang Batalkan Pengangkatan Adies Kadir Sebagai Hakim MK!
-
SBY Minta Pemerintah Dalami Aturan Board of Peace Sebelum Bayar Iuran Rp17 Triliun
-
Gus Ipul Minta Pendamping PKH Datangi 11 Juta Peserta PBI yang Dinonaktifkan
-
Golkar Resmi Proses PAW Adies Kadir, Sarmuji Tegaskan Tak Ada 'Lompat Pagar'
-
MKMK Dinilai Hanya Bisa Adili Etik, Keppres Pengangkatan Adies Jadi Hakim MK Tak Bisa Dibatalkan?
-
Drama Tetangga: Teriakkan Suara Drum Berujung Pengeroyokan, Korban Malah Jadi Terlapor
-
Nasib Tragis Sutaji, Pemuda Pondok Labu Tewas Terlindas Transjakarta di Depan Bus Stop Taman DDN