Disamping kegiatan resmi para pemimpin negara anggota IORA yang berpusat di Jakarta, ada aktivitas resmi pula yang dilakukan oleh para istri kepala negara/kepala pemerintahan maupun ketua delegasi peserta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indian Ocean Rim Association (IORA) yang berpusat di Bogor, Jawa Barat, Selasa (7/3/2017).
Ibu Negara Iriana Joko Widodo selaku tuan rumah, menyelenggarakan spouse program di Istana Kepresidenan Bogor untuk menyambut para istri dari kepala negara/kepala pemerintahan maupun ketua delegasi empat negara antara lain:
1. Madam Bongi Ngema-Zuma. Istri dari Presiden Afrika Selatan
2. Madam Mwanamwema Shein. Istri dari Wakil Presiden Tanzania
3. Madam Chew Poh Yim. Istri dari Wakil Perdana Menteri Singapura
4. Madam Suleikha Ghalinle Osman. Istri dari Wakil Perdana Menteri Somalia.
Acara dimulai sekitar pukul 10 pagi. Para undangan disambut oleh Persembahan Tarian "Gaba-Gaba" dari Provinsi Maluku. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kegiatan melukis oleh anak-anak SLB Karanganyar yang melukis foto masing-masing para istri dari kepala negara peserta KTT yang hadir di Ruang Garuda Istana Kepresidenan Bogor dan lukisan tersebut kemudian diserahkan oleh anak-anak itu kepada mereka.
Setelah menikmati jamuan minum teh di Veranda Belakang Gedung Induk Istana, Ibu Negara kemudian mengajak para tamunya untuk meninjau pameran batik dan mutiara yang berlokasi di Gedung Induk Sayap Kanan. Keempat istri kepala negara/kepala pemerintahan/ketua delegasi itu pun sempat belajar membatik bersama Ibu Iriana Jokowi.
"Tadi di pameran batik dan mutiara mereka semua tertarik dan suka. yang Tadinya tidak untuk dijual. dan hanya untuk display tapi mereka bertanya, 'Saya boleh nggak beli ini?'" kata Ibu Yasmin Sukmawira Fachir, istri dari Wakil Menteri Luar Negeri A.M. Fachir yang mendampingi Ibu Negara dalam acara tersebut.
Baca Juga: Negara IORA Sepakat Perkuat Perdagangan, Investasi dan Perikanan
Acara kemudian dilanjutkan dengan jamuan santap siang di Ruang Makan Keluarga Gedung Induk Istana Kepresidenan Bogor. Jenis makanan yang dihidangkan antara lain asinan sebagai makanan pembuka, nasi putih dan merah, sate lilit, ikan dan udang sebagai makanan utama.
"Mereka suka makanannya. Saya jelaskan kepada Ibu Negara Afrika Selatan bahwa nasi merah itu less sugar, saya bilang bagus itu bisa dibawa pulang," ujar Ibu Yasmin Fachir.
Dalam jamuan santap siang itu, Ibu Iriana Jokowi sempat memberikan tutorial cara memakai hijab di Indonesia, tak kalah dengan Ibu Iriana, Ibu Negara Afrika Selatan pun menunjukkan kebolehannya dalam memakaikan penutup kepala khas Afrika Selatan kepada Ibu Iriana.
"Tadi Ibu Iriana memperkenalkan cara memakai kerudung di Indonesia, dan Ibu Iriana diajari cara memakai tutup kepala Afrika Selatan. Tadi istri Presiden Afrika Selatan yang memakaikan ke Ibu jadi saling tukar kain," ucap Ibu Yasmin.
Setelah jamuan santap siang selesai, Ibu Iriana kemudian melepas kepulangan para istri kepala negara/kepala pemerintahan peserta KTT IORA itu dengan memberikan cenderamata berupa batik dan bros mutiara yang dipakaikan langsung pada busana yang mereka pakai.
"Mereka sangat terkesan dengan hospitality kita baik dan bagaimana penyambutan kita kepada tamu asing mereka senang. Terakhir, Ibu Negara Somalia bilang ke saya katanya ingin kembali lagi ke Indonesia," kata Ibu Yasmin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi