Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi akan menelaah laporan Direktur Eksekutif Government Againts Corruption dan Discrimination Andar Mangatas Situmorang terhadap calon gubernur Jakarta nomor urut tiga Anies Rasyid Baswedan.
"Tentu semua pelaporan yang masuk kami telaah," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2017).
Andar melaporkan Anies atas kasus dugaan penyimpangan dana rombongan penulis, sastrawan, serta staf Indonesia ke Frankfurt Book Fair tahun 2015.
Febri menambahkan semua laporan yang masuk ke KPK akan dilakukan pendalaman terlebih dahulu, apakah masuk dalam tindak pidana korupsi atau tidak. Dengan demikian, nanti bisa diambil kesimpulan untuk dinaikkan ke tahap selanjutnya atau tidak.
"Atau ada TPK (tindak pidana korupsi), tapi bukan kewenangan KPK. Jadi, proses telaah tentu kami lakukan. Sama seperti semua laporan yang masuk ke bagian pengaduan," katanya.
Febri belum dapat menjelaskan detail kasus yang dilaporkan Andar serta berapa lama KPK mendalaminya sebelum diputuskan.
"Karena ini fase awal sebenarnya dari laporan masyarakat. Tentu kami butuh waktu untuk menelaah lebih lanjut. Sama ketika kami terima informasi dari masyarakat. KPK tidak tolak laporan darimanapun," kata Febri.
Kasus yang dilaporkan Andar terjadi ketika Anies masih menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Dia melaporkan ke KPK pada Kamis (9/3/2017). Nilai proyek dana rombongan Frankfurt Books Fair periode 14-18 Oktober 2015 yang dituduhkan kepada Anies mencapai Rp146 miliar.
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal
-
BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026
-
Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil
-
Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya
-
Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran
-
Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia
-
KAI Daop 6 Yogyakarta Prediksi Puncak Arus Balik Hari Ini, 71 Ribu Penumpang Padati Stasiun
-
Arus Balik Lebaran: 52.926 Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen Terpadat
-
Rumah di Kembangan Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya Berlebaran
-
Pemerintah Prioritaskan Sekolah Tatap Muka, Menko PMK: Hindari Learning Loss