Suara.com - Pimpinan Pondok Pesantren Al Hikam Depok, Jawa Barat, Hasyim Muzadi, wafat pada usia 72 tahun, Kamis (16/3/2017). Wali Kota Depok Mohamad Idris sangat kehilangan figur ulama bangsa tersebut.
Idris yang juga satu almamater dengan Hasyim di Pondok Pesantren Modern Gontor memiliki kenangan tersendiri bersama sosok mantan ketua umum PBNU itu.
Idris berkisah, saat berjumpa di Milad ke-90 Pondok Pesantren Modern Gontor di Ponorogo, Hasyim berpesan khusus kepadanya agar sabar dalam mengemban amanah.
"Pesan beliau saat itu agar ente (Idris) harus sabar dalam menapaki langkah-langkah meniti jalan menuju kebaikan hakiki, istiqamah dalam mengemban amanah ini (wali kota) dan perhatian kepada masyarakat," urai Idris menceritakan amanah dari Hasyim.
Idris mengenang figur Hasyim sebagai ulama yang menjunjung tinggi nilai-nilai keumatan, pengetahuan, dan implementasi maqashid syariah (tujuan diturunkannya syariah).
Idris mengaku kerap melakukan konsultasi kepada Hasyim dan selalu memperoleh jawaban yang memuaskan.
"Sangat nampak dari semua jawaban-jawaban syariah dan persoalan sosial yang saya peroleh saat pengajian ulama umaro MUI Depok dan acara lainnya," kata dia.
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Hasyim Muzadi, wafat setelah mendapatkan perawatan intensif di Malang, Jawa Timur. Jenazah akan disalatkan dan dimakamkan di kompleks pesantren Al Hikam, Jalan H. Amat, Kelurahan Kukusan, RT 6, RW 1, Kecamatan Beji, Kota Depok.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi