Suara.com - Praveen Jordan/Debby Susanto berhasil mengamankan satu tempat di babak perempat final ganda campuran pada ajang Swiss Open Grand Prix Gold 2017. Pasangan unggulan kedua ini lolos ke babak delapan besar setelah menang straight game atas pasangan Rusia, Evgenij Dremin/Evgenia Dimova dengan skor 21-13, 21-10.
Laga hari boleh dibilang tak sesulit laga di babak pertama saat melawan Wang Chi-Lin/Lee Chia Hsin asal Taiwan. Praveen/Debby mesti kerja keras hingga tiga game sebelum akhirnya menang dengan kedudukan 21-11, 17-21, 21-17.
Di babak perempat final, Praveen/Debby akan ditantang wakil negara tetangga, Singapura, yaitu Yong Kai Terry Hee/Tan Wei Han yang merupakan unggulan keenam.
“Pertandingan hari ini masih normal saja, besok bertemu pasangan Singapura, kami harus lebih siap lagi,” tutur Debby dalam pernyataan yang dikirimkan ke email redaksi suara.com oleh PP PBSI.
“Kendala dalam permainan sih ada, dari kemarin servis Jordan banyak dinyatakan fault, tetapi hari ini sudah ada perbaikan. Makanya besok kan lawannya lebih berat, jadi harus lebih siap,” sambung Debby.
“Soal persiapan, seperti biasa saja, kami berharap bisa tampil normal dan main sebaik-baiknya,” tambah Juara All England 2016 ini.
Praveen/Debby merupakan satu-satunya wakil ganda campuran Indonesia yang lolos ke perempat final. Pasangan Tontowi Ahmad/Gloria Emanuelle Widjaja hari ini gagal melaju ke perempat final setelah ditaklukkan unggulan pertama asal Cina, Zheng Siwei/Chen Qingchen , dengan skor 22-20, 21-13. Sementara Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika dan Ronald Alexander/Melati Daeva Octavianti terhenti di babak pertama.
Saat berita ini diturunkan, babak 16 besar Swiss Open 2017 masih berlangsung di stadion St. Jakobshalle, Basel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI, Habiburokhman Puji Forum Terbuka yang Digelar Mahasiswa
-
AS Panik Hadapi Aliansi Intelijen Iran, Blokir Paksa Tanker China di Selat Hormuz
-
Prabowo Amankan Pasokan Minyak dan LPG Rusia, Eddy Soeparno: RI Masuk Zona Aman Energi
-
Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin
-
Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan
-
Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan
-
Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel
-
Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron
-
Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia
-
Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh