Suara.com - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan - Sandiaga Uno, datang ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (21/3/2017), sekitar jam 12.55 WIB. Mereka didampingi tim sukses, salah satunya mantan Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja.
Ketika baru turun dari mobil, pasangan yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera langsung menunjukkan salam khas mereka dengan bahasa tangan. Salam Oke Oce.
Oke Oce merupakan kepanjangannya One Kecamatan One Center of Enterpreneurship. Program tersebut salah satu tujuannya untuk mendorong semangat kewirausahaan warga Jakarta, khususnya bagi kaum kelas menengah ke bawah.
Mereka tidak mau memberikan keterangan kepada wartawan dan langsung masuk ke dalam gedung.
Kedatangan mereka ke KPK bertujuan untuk melaporkan harta kekayaan.
"Mereka mau laporkan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) saja," kata Pandu.
Pilkada Jakarta putaran kedua akan diselenggarakan pada 19 APril 2017. Anies-Sandiaga akan menghadapi calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat yang diusung PDI Perjuangan, Nasional Demokrat, Golkar, Hanura, dan PPP kubu Djan Faridz.
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'