Suara.com - Apa kabar hak angket "Ahok gate" yang digulirkan sejumlah fraksi di DPR untuk menyelidiki keputusan Kementerian Dalam Negeri mengaktifkan kembali Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi gubernur, padahal berstatus terdakwa?
Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Fadli Zon mengatakan "Ahok gate" akan dibahas lagi di rapat tingkat badan musyawarah.
"Nantilah kami bahas di Badan Musyawarah. Kan kami belum ada penjadwalan di paripurna juga," kata Fadli Zon di DPR, Selasa (21/3/2017).
Fadli merupakan salah satu inisiator Ahok Gate yang telah didukung 90 anggota dewan. Mereka berasal dari empat fraksi yaitu Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Amanat Nasional.
Fadli menerangkan setelah pembahasan di tingkat badan musyawarah, Ahok Gate akan dibawa ke paripurna untuk diambil keputusan.
"Dan bamus akan agendakan penjadwalan (paripurna). Nanti di paripurna apakah melalui musyawarah atau voting, tergantung orangnya di paripurna," kata Fadli.
Untuk sekarang, Fadli belum dapat memprediksi apakah hak angket "Ahok gate" diterima atau tidak.
"Petanya menurut saya masih ada yang pro dan kontra. Saya kira nanti masyarakat nilai juga. Yang jelas ada empat fraksi yang menilai ada yang butuh untuk bentuk panitia khusus (hak angket) itu," tutur Fadli.
Sebagian fraksi, terutama pendukung pemerintah, tidak melihat urgensi hak angket Ahok Gate.
Menurut mereka kebijakan Kemendagri kembali mengaktifkan Ahok sudah sesuai perundang-undangan.
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget
-
ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK
-
Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh
-
Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina
-
Iran Galakkan Perizinan Baru di Selat Hormuz, Indonesia Bisa Ketiban Durian Runtuh
-
Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria
-
Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak