Suara.com - Warga Desa Puspanegara RT03/RW04, Kelurahan Puspanegara, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digegerkan oleh sosok hitam yang ditemukan menggantung di sebuah bangun kosong bekas balai desa, Jumat (24/3/2017).
Belakang, sosok misterius itu ternyata jasad seorang pria yang sudah membusuk dan tak diketahui identitasnya.
"Jasad korban sudah membusuk, diduga sudah lebih dari tiga hari meninggal. Bagian wajahnya sudah sulit dikenali, sedangkan leher korban terikat tali tambang dan menggantung di plafon," kata Kapolsek Citeureup Komisaris Ahmad Faisal Pasaribu, Jumat sore.
Mayat menggantung itu kali pertama ditemui seorang warga bernama wawan (40), yang mencium bau busuk saat melintasi jalanan depan bekas balai desa tersebut.
Ia mengakui, sempat mengira bau busuk yang menyengat dalam bangunan berasal dari bangkai binatang. Ketika dicek, ia menemui mayat tersebut.
Wawan lantas meminta pertolongan warga lain untuk melaporkan temuannya itu ke kantor Polsek Citeureup.
"Saksi yang melihat dan warga langsung melaporkan temuan kepada Babinkamtibmas Puspanegara," terang Faisal.
Kekinian, kata dia, jenazah itu sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, untuk diselidiki. Sementara ini, polisi juga belum menerima laporan warga yang kehilangan anggota keluarganya.
Baca Juga: Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Tangerang Selatan
Selain itu, polisi juga belum bisa memastikan penyebab kematian jenazah yang menggantung tersebut.
“Identitas dan penyebab kematiannya masih diselidiki, apakah murni bunuh diri atau pembunuhan,” terang Faisal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM