Suara.com - Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) menggeledah rumah terduga teroris berinisial BEP (37), di Jalan Aria Putra, Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat (24/3/2017).
BEP adalah satu dari delapan terduga teroris yang dibekuk Densus 88, Rabu (22/3/2017), di dua wilayah berbeda. BEP sendiri dibekuk di kediamannya.
"Kami sudah melakukan penggeledahan di Ciputat. BEP adalah terduga teroris yang diindikasi pernah mengikuti latihan militer bersama kelompok teroris di Filipina selatan,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul di mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (24/3).
Martinus mengungkapkan, polisi menemukan serta menyita sejumlah barang bukti terkait tindak pidana terorisme. Barang-barang itu antara lain komputer jinjing (laptop) dan berkas dokumen.
Sebelumnya, Densus 88 menangkap delapan terduga teroris di wilayah Banten dan Jawa Barat. Mereka adalah anggota kelompok jaringan ”Banten”, yakni berinisial SM (45), BEP (37), AJ, M, AS, IP, AM dan satu terduga berinisial NK tewas ditembak.
Kelompok teror ini diduga berencana membuat pelatihan militer di Pulau Halmahera, Provinsi Maluku Utara.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Kuntadi Masuk Bursa Jampidsus usai Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Belum Tahu?
-
Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual
-
Sapa Jaksa Agung 'Kakak Asuh', Kapolri Dikritik: Sejak Kapan Jadi Subordinat?
-
Rumor Kuntadi Jadi Jampidsus Mencuat, Jaksa Agung Beri Respons Singkat
-
Tak Percaya Polri dan Kejagung, SEMA UGM Desak KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Disimpan Dalam Koper President! Don Ritto Tak Berani Ungkap Pengusaha Pemilik Duit di Cafe de'Clan
-
MBG Jalan Lagi Meski Ada Kasus Korupsi, Akademisi Minta Tata Kelola Dibenahi
-
Roy Suryo Gugat Pasal Peretasan di Praperadilan, Tim Hukum Uji Bukti Lewat Komputer Pengadilan
-
Ledakan di MAN 3 Padang, Densus 88 Sebut Pelaku Terinspirasi Kasus Bom SMAN 72 Jakarta
-
DPR RI Terima Delegasi California, Bahas Kerja Sama Perdagangan hingga Pendidikan