Suara.com - Seorang perempuan berinisial RR ditangkap polisi saat mau memasuki tempat sidang ke-16 kasus penodaan agama oleh terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), di Ruang Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (29/3/2017).
Perempuan separuh baya itu belum sampat masuk ke ruang sidang. Dia diamankan karena kedapatan membawa pisau sangkur dalam tasnya.
"Ketika penggeledahan rutin bagi pengunjung sidang, kami menemukan sebilah sangkur di dalam tasnya," kata Kepala Bagian Operasional Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Dony Alexander.
Berdasarkan atribut yang dikenakan, Dony mengatakan perempuan itu tampak sebagai pendukung Ahok yang juga menjadi Calon Gubernur DKI nomor urut dua dalam Pilkada 2017.
Setelah ketahuan membawa sangkur, perempuan itu dilarang masuk dan dibawa ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk diperiksa lebih lanjut.
"Informasi awal memang begitu (relawan Ahok). Tapi setelah ditelusuri, niatnya yang bersangkutan ingin masuk jadi relawan (Ahok). Masih pakai atribut relawan," ujar Dony.
Dony belum mengetahui apakah yang bersangkutan sengaja membawa benda tajam atau tidak, berikut motifnya.
Berita Terkait
-
Hakim Tanya Apa Pentingnya Ahok Kutip Al Maidah
-
Ini Logika Ahok Tak Mungkin Nodai Agama Islam Menurut Saksi Ahli
-
Sidang Penodaan Agama Ahok Hari Ini 'Digeber' Sampai Tengah Malam
-
Ahok Hadirkan Eks Hakim Perkara Penodaan Agama di Sidang Hari Ini
-
Dukungan PPP Kepada Ahok-Djarot Mendapat Kritik Dari Kader Muda
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan