Suara.com - Sekelompok warga yang mengaku sebagai mantan pendukung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni berjanji akan memilih Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI Jakarta, 9 April 2017. Mereka deklarasi dukung Ahok-Djarot.
Dukungan itu datang saat Djarot mengunjungi Koperasi Bank Sampah RW 03, Malaka Sari, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (6/4/2016).
"Kami mengambil sikap pasangan calon satu, mendukung pasangan nomor dua. Di mana kelompokl ex satu (Agus-Sylvi). Mari kita rapat dukung dua, untuk menangkan Basuki-Djarot," ujar Ketua Komunitas Pemenangan Agus-Sylvi, Mahmud Sulaiman kepada Djarot di lokasi.
Djarot menyambut baik dukungan dari relawan Agus-Sylvi. Ia menilai dukungan relawan Agus-Sylvi merupakan bentuk kepercayaan kepada pasangan Ahok-Djarot dari program-program yang sudah dijalankan, selama memimpin DKI Jakarta.
"Artinya pasangan pak Agus dan bu Sylvi betul-betul mendukung program kerja, mendukung apa yang sudah dikerjakan Basuki Djarot, mendukung bagaimana Basuki Djarot betul-betul punya perhatian pada rakyat miskin," kata Djarot.
"Bagaimana Basuki-Djarot akan berjuang mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh warga Jakarta dan membangun pemerintahan anti korupsi," sambungnya.
"Tentunya dukungan para relawan Agus Sylvi membawa amunisi baru, semangat baru seluruh teman yang berjuang memenangkan pasangan nomor dua," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker
-
PGRI Miris Penyebutan Honorer Hanya untuk Guru: TNI, Polri, Jaksa, DPR Tak Ada Honorer
-
Mendagri Tegaskan Pemda dan Forkopimda Siap Dukung Implementasi Program Prioritas Presiden
-
Disindir Soal Ingin Tanam Sawit, Prabowo: Semua Pemimpin Negara Minta ke Saya!