Terdakwa kasus dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berharap dituntut bebas oleh jaksa penunut umum.
Pada Selasa (11/4/2017) mendatang, Ahok kembali akan menjalani sidang lanjutan di gedung Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, dengan agenda mendengarkan tuntutuan jaksa.
"Mudah-mudahan jaksa tolong. Bukan karena (tekanan) massa lalu nggak berani tuntut saya bebas," ujar Ahok di hadapan pengurus dan anggota GP Ansor di jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (7/4/2017).
Menurut Ahok, masyarakat yang melaporkan dirinya dengan tuduhan menghina ulama dan agama Islam karena mengutip surat Al Maidah ayat 51 tidak memiliki bukti. Hal ini terlihat dari fakta persidangan yang sejauh ini sudah berjalan 17 kali.
"Buktinya apa? Nggak ada bukti lho. Terus saya jelaskan, saya sama sekali tidak tafsirkan Al-Quran. Ini bukti-bukti jelas aku tidak nodai agama," kata Ahok.
Dalam perkara dugaan penodaan agama, jaksa mendakwa Ahok menggunakan pasal alternatif​, yakni Pasal 156a dan Pasal 156 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Berita Terkait
-
Soal Penundaan Sidang, Ahok: Saya Nggak Bisa Atur Pengadilan
-
Polda Minta Sidang Ahok Ditunda, Ini Komentar Fahri Hamzah
-
Soal Penundaan Sidang Ahok, DPR Pasrahkan ke Aparat Hukum
-
Kubu Ahok Minta Sidang ke-18 Penodaan Agama Bisa Disiarkan 'Live'
-
PN Jakarta Utara Kemungkinan Tetap Lanjutkan Sidang Ahok
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker
-
PGRI Miris Penyebutan Honorer Hanya untuk Guru: TNI, Polri, Jaksa, DPR Tak Ada Honorer
-
Mendagri Tegaskan Pemda dan Forkopimda Siap Dukung Implementasi Program Prioritas Presiden
-
Disindir Soal Ingin Tanam Sawit, Prabowo: Semua Pemimpin Negara Minta ke Saya!
-
Video Viral Bongkar Dugaan Manipulasi BAP, Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam