Suara.com - Polisi Swedia menyatakan seorang lelaki Uzbekistan, salah satu tersangka penabrakan sebuah truk ke kerumuman di Stockholm merupakan simpatisan kelompok teroris ISIS.
"Kita tahu bahwa tersangka telah menyatakan simpatisan organisasi ekstrimis, di antaranya ISIS," kata kepala operasi kepolisian nasional, Jonas Hysing, dalam jumpa pers, Minggu (9/4/2017) dilansir dari laman 9news.
Meski begitu, sampai sekarang ISIS belum menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Lebih lanjut kata Jonas, tersangka pernah bermasalah pada Desember 2016. Pihak imigrasi pernah menerbitkan surat perintah deportasi kepada tersangka setelah permohonan tinggalnya ditolak pada Juni 2016.
Sejauh ini, polisi telah menahan dua orang tersangka atas kejadian yang menewaskan empat orang itu. Lelaki Uzbekistan itu, diyakini sebagai sopir dari truk tersebut.
Selain korban jiwa, aksi teror tersebut juga mengakibatkan belasan orang lainnya luka-luka. 10 masih berada di rumah sakit dan dua lainnya dalam perawatan intensif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran
-
Serangan Air Keras Aktivis KontraS Disorot PBB, Wamen HAM Desak Polisi Percepat Penyelidikan
-
Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran
-
Bahlil Tawarkan Ekspor Listrik Surya ke Singapura, Kepri Disiapkan Jadi Kawasan Industri Hijau
-
Pasukan Khusus Iran Target Bunuh Benjamin Netanyahu, Sampai Lihat Bukti Mayatnya
-
Teror Penyiraman Air Keras: LPSK Berikan Perlindungan Darurat Bagi Aktivis KontraS Andrie Yunus